Ensiklopedia Peradaban Islam

Disusun oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec dan Tim Tazkia. Karya anak bangsa (bukan terjemahan).

Mengupas kiprah peradaban Islam dari zaman Rasulullah SAW, Khulafaur Rasyidin, Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah, Seljuk, Safawi, Fatimi, Ayyubi, Nasrid al-Andalusi, Turki Usmani hingga perkembangan peradaban Islam di Cina Muslim dengan berbagai dinamika sosial politiknya.

Buku ini merupakan terobosan untuk menyambung tali peradaban Islam yang hampir putus dalam deras arus globalisasi dan terpaan berbagai krisis yang menimpa ummat di berbagai belahan dunia, sepanjang perjalanan sejarah. 

Buku ini adalah salah satu bentuk usaha penjagaan terhadap sejarah dan peradaban Islam. Penyusunannya dalam bentuk ensiklopedia yang sistematis dan komprehensif diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus memotivasi ummat untuk meningkatkan kualitas kehidupan dalam bidang masing-masing.

Spesifikasi

Dikemas dalam 10 volume berdasarkan kota pusat-pusat peradaban (bukan berdasar rentang kronologis waktu).

Volume 1 : Ensiklopedia Peradaban Islam MAKKAH
Volume 2 : Ensiklopedia Peradaban Islam MADINAH
Volume 3 : Ensiklopedia Peradaban Islam YERUSALEM
Volume 4 : Ensiklopedia Peradaban Islam DAMASKUS
Volume 5 : Ensiklopedia Peradaban Islam BAGHDAD
Volume 6 : Ensiklopedia Peradaban Islam KAIRO
Volume 7 : Ensiklopedia Peradaban Islam ISTANBUL
Volume 8 : Ensiklopedia Peradaban Islam PERSIA
Volume 9 : Ensiklopedia Peradaban Islam ANDALUSIA
Volume 10 : Ensiklopedia Peradaban Islam CINA MUSLIM

Hard Cover. Isi +/- 2.200 halaman. Kertas: Matte Paper 150 gr. Berat total: 15 kg. 
Kemasan eksklusif dilengkapi dengan gambar dan diagram, full colour.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
bisa #cash #arisan #angsuran
wa 085691764871
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Volume 1 : Makkah

Tiada impian spiritual yang lebih indah bagi seorang Muslim dibandingkan hadir bersimpuh di depan ka’bah al-Musyarrafah. Makkah merupakan Kota paling suci dalam Islam yang terletak di lembah sempit, dikelilingi gunung-gunung dengan Ka’bah sebagai pusatnya. Sejarah peradabannya bermula dari hijrahnya Siti Hajar istri nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail. Setelah itu hadir suku Jurhum, Khuza’ah, Fihr, dan keturunannya Quraishy. Volume ini membahas letak geografis Makkah, Iklimnya, kabilah-kabilahnya, serba-serbi masjidil Haram dari mulai Ka’bah al-Musyarrafah, pengadaan Kiswah yang didatangkan dari Kairo hingga pabrik Kiswah di Makkah, pencurian hajar aswad, pancoran emas, Maqam Ibrahim, Shafa, Marwa, dan pintu pintu Masjid al-Haram dari zaman ke zaman.

Volume 2 : Madinah

Topografis Madinah cenderung lebih landai dengan cuacanya yang lebih ramah dan sejuk pada musim dingin. Madinah dikelilingi oleh tanah-tanah perkebunan yang subur. Di sinilah terdapat paling banyak varietas kurma di jazirah Arabia termasuk kurma ajwa’ yang merupakan kurma Nabi dan kurma termahal. Di Volume ini kita mendapatkan pencerahan tentang demografi Madinah, tempat-tempat berse jarah seperti Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh, Masjid Abu Bakar, Masjid Utsman, Masjid Sayyidina Ali, Masjid al-Ghumamah, Masjid al Mustarah, Masjid Abi Dzar, Masjid Bilal, medan perang Uhud, tempat Rasul bersembunyi dan Jabal Magnet atau Manthiqatu al- Baidho. Dibahas juga Makam Rasulullah SAW dan Masjid Nabawi mulai dari Raudhah, Mimbar, Mihrab, ar-Raudhah, tiang-tiang bersejarah, ash-shuffah, perpustakaan, menara, kubah hidrolik, dan infrastruktur pendukung masjid.

Volume 3 : Yerusalem

Yerusalem merupakan berkumpulnya tempat suci tiga agama besar Islam, Kristen dan Yahudi. Bagi Muslim Yerusalem adalah Kiblat Pertama (Qiblat al-Ula’) disana berdiri Masjid al Aqsha; tempat singgah Isra’ dan permulaan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Bagi Ummat Kristen disinilah Jesus kristus di Salib, dimandikan dan dibangkitkan. Warga Yahudi juga meyakini disini tempat Musa, Daud dan Sulaiman mengajarkan agamanya dan membangun kejayaannya. Tidak heran jika tarik menarik kepentingan terus terjadi sejak zaman Kan’an, Jebusite, Judeah, Assyrian, Hasmonean, Roma, Byzantine, Sasanid, Umayyah, Abbasiyyah, era Crusader, Ayyubi, Mamluk, Ottoman, British protectorate, pendudukan Israel dan upaya kemerdekaan pemerintahan Palestina. Disini lahir para cendekiawan dunia seperti ahli geografi al-Muqaddasi dan tempat Imam al-Ghazali menulis kitab Ihya ‘Ulumuddin.

Volume 4 : Damaskus

Damaskus merupakan Ibukota masa kekhalifahan Bani Umayyah yang dibentuk oleh Muawiyah bin Abu Sofyan hingga dinasti ini jatuh. Setelah kemunculan Dinasti Abbasiyyah, Damaskus menjadi salah satu wilayah kekuasaan Bani Abbas. Pamornya kalah oleh ibu kota Baghdad. Damaskus mencapai puncak kejayaannya kembali pada masa Salahuddin Al-Ayyubi. Damaskus terkenal sebagai kota perdagangan, kota seni, pusat kesehatan dengan banyaknya rumah sakit dan kota pelajar dengan sistem madrasah yang merupakan cikal bakal Universitas, jumlahnya pada masa Salahuddin Al-Ayyubi mencapai 20 buah. Di Damaskus lahir pula tokoh-tokoh sarjana Islam kelas dunia seperti Syekhul Islam Ibn Taymiah, Ibn `Asakir, Abu Syamah, Ibn Katsir, Ibn Malik, Ibn Syathir , Ibnu Baythar,Hafiz Abdul Aziz At-Timiy, Hafiz Abu Zar`ah dan Ibnu Nafis.

Volume 5 : Baghdad

Baghdad, merupakan ibukota negara Dinasti Abbasiyah yang didirikan oleh Khalifah Abu Ja’far Al-Mansur (754 – 775 M) pada tahun762 M. Kota ini terletak di tepian sungai Tigris. Masa keemasan kota Baghdad terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid (786 – 809 M), dan anaknya Al-Makmun (813 – 833M). Di kota ini banyak terdapat Kuttab (sekolah dasar menengah), Madrasah (perguruan tinggi), Darul Hikmah (perpustakaan nasional), masjid-masjid besar serta Majelis-majelis Muhadharah dengan tokoh-tokohnya seperti Abu Ishak Al-Kindi, Abu Nashr Al- Faraby, Ibnu Bajah, Ibnu Thufail, Al-Ghazali dalam filsafat, Abu Zakaria Yuhana bin Maswaih, Sabur bin Sahal, Abu Zakaria Ar-Razy dalam kedokteran, dan Al-Khawarizmi yang menemukan angka nol dan bapak algebra dalam matematika dan ratusan tokoh lain dalam farmasi, kimia, astronomi, tafsir, hadits, kalam, dan ilmu bahasa.

Volume 6 : Kairo

Kairo adalah salah satu kota tertua didunia yang menyimpan peradaban-peradaban besar sejak 7000 tahun yang lalu. Menurut catatan sejarah sekitar 3000 SM banyak sekali kerajaan- kerajaan kecil tersebar di seluruh mesir yang akhirnya terpolarisasi menjadi dua kerajaan besar; Mesir Hulu dengan ibu kota Thebes (kini Luxor) dan Mesir Hilir dengan ibu kota Memphis (kini Kairo). Semenjak berdirinya kerajaan baru (1570-332) ibu kota menjadi satu yaitu Memphis. Disini- lah perjalanan sejarah Kairo sebagai pusat peradaban besar dunia dimulai. Dalam rentang waktu tersebut tercatat lebih dari 330 Fir’aun telah memerintah mesir dalam 31 dinasti dengan peninggalan besarnya seperti Piramida dan Sphinx, 15 raja keturunan Ptolemy, kemunculan Alexander the Great, pemerintahan Romawi dan kehadiran Islam.

Volume 7 : Istanbul

Istanbul pernah menjadi ibu kota Kekaisaran Romawi (Roman Empire) (330–395), Kekaisaran Bizantium (the Byzantine Empire) (395–1204), Kekaisaran Latin (the Latin Empire) (1204–1261), Kekhalifahan Turki Utsmani (the Ottoman Empire) (1453–1922) dan menjadi kota terbesar pada masa Republik Turki. Meski Ankara adalah ibu kota Istanbul terpilih menjadi European Capital of Culture (2010) dan European Capital of Sports for 2012. Pilar-pilar keemasan Islam tersimpan rapi di Musium Istana Topkapi, keramaian gerak ekonomi tercermin dari Grand Bazar yang sudah berdiri sejak tahun 1461 dengan 5000 toko, 60 jalan, dua masjid dan dikunjungi 250,000 hingga 400,000 orang perhari. Kemegahan arsitektur tampak dari Hagia Sophia, Masjid Biru, Masjid Sulaimaniyah. Kerapihan administrasi dan diplomatik tampak dari kemegahan Istana Topkapi (1466-1478) dan Dolmabache Saraye (1843-1856).

Volume 8 : Persia

Persia (Iran) merupakan rumah dari salah satu peradaban tertua di dunia. Di wilayah ini telah berdiri dinasti Elamite (2800 SM), kerajaan Medes (625 SM), kekaisaran Achaemenid, Hellenic, Seleucid, Parthian dan Sassanid. Islam hadir dibawa oleh panglima Saad Ibn Abi Waqqas pada tahun 637 setelah memenangkan pertempuran al-Qadisiyah pada zaman kekhalifahan Umar Ibn Khattab. Setelah kehadiran Islam Persia merupakan salah satu ibukota peradaban dunia yang terkenal dengan kemajuan sastra, filsafat, kedokteran, astrronomi, matematik pada era kekuasaan Ghaznavid, Seljuk, Ilkhanid dan dinasti Timurid. Kemudian Iran mengenal konstitusi parlementer pada tahun 1906 hingga berkuasanya dinasti Pahlevi yang kemudian digulingkan oleh rakyatnya karena kediktatorannya. 1 April 1979 merupakan tonggak baru Negara kaya minyak ini yaitu dengan berdirinya Republik Islam Iran dibawah pimpinan Imam Khomeini.

Volume 9 : Andalusia

Islam masuk ke dataran Iberia Spanyol dan Portugal sejak tahun 710 dan membangun peradaban hinggga 1492. Dibawah kekhilafahan Islam muncul kota-kota besar yang memimpin peradaban dunia seperi Cordova, Granada, Toledo, Seville, Malaga, Murcia dan kota-kota indah lainnya. Selama masa keemasannya peradaban Islam tumbuh dan membahana dalam berbagai bidang seperti Sastra dengan tokohnya Ibn Hazm (994-1064), Ibn Abdi Rabbihi (860-940), Astronomi dengan sarjananya Ahmad Ibn Nasr, Az-Zarqali (1029-1087), Filsafat dengan ulamanya Ibn Rusyd, At-Turtusi, Ibn Bajah, Ibn Tufail, ilmu Kimia dan kedokteran yang sangat berhutang budi kepada Ibn Sina, al-Razi, Ibn al Baitar, Abbas Ibn Firnas, Jabir Ibn Hayyan, ilmu Botani yang teorinya banyak dikembangkan oleh at-Tighnari, al-Gharnati, Ahmad Ibn Hajjaj, dan al-Isybily serta disiplin-displin lain dengan ratusan tokohnya.

Volume 10 : Cina Muslim

Pembahasan Volume Cina Muslim diawali dengan penjelasan letak geografis, demografi dan etnografi, sejarah dan peradaban dimasa lampau, awal masuknya Islam ke Cina menurut berbagai versi, dan kontribusi Muslim Cina dari dinasti ke dinasti. Pembahasan dilanjutkan dengan mengkaji penderitaan kaum muslimin selama dinasti Ming dan sedikit keleluasaan selama dinasti Qing. Volume ini juga membahas Kontribusi Muslim Cina dalam penyebaran Islam di Indonesia termasuk di dalamnya peran laksamana Cheng Ho dan sebagian Wali Songo, serta kondisi kaum Muslim di Guangzhou, Quanzhou, Hangzhou, Qinghai, Gansu dan Xian serta kontribusi beberapa tokoh Muslim dalam pemerintahan Republik China dan RRC modern.