Membaca dan Fungsi Otak

Membaca adalah salah satu upaya terbaik untuk membantu perkembangan otak anak.
Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia.

Membaca adalah salah satu fungsi penting dalam hidup. Dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca.

Penelitian menunjukkan bahwa membaca cerita bagi anak mempunyai manfaat intelektual, emosional dan fisik yang dapat meningkatkan perkembangan anak. Dengan tumbuh dan berkembangnya minat baca pada diri anak, minat belajarnya pun akan menjadi tinggi. Sehingga ketika orang tua mampu mengantarkan anak menjadi gemar membaca, maka anak akan mampu belajar secara mandiri.

Bagaimana Meningkatkan Minat Baca Anak ?
  • Jadikan membaca sebagai kebiasan; bacakan buku untuk anak setiap hari, jadikan buku mudah dilihat dan dijangkau oleh anak.
  • Lakukan dengan kegiatan mendongeng, bacakan dengan ekspresi, lakukan dengan gembira, mulai dengan orangtua membaca.
  • Ajak anak untuk bereksperimen, libatkan seluruh anggota keluarga.
  • Hargai buku, jadikan sebagai sesuatu yang berharga, jadikan sebagai hadiah.

Membaca vs Menonton 

 


Perbandingan waktu anak di rumah dan di sekolah - Sebagian besar waktu anak dihabiskan dirumah. Sejak usia 18 tahun, anak menghabiskan rata-rata 14% dari waktu hidupnya disekolah dan 86% dirumah.

Membaca vs Menonton

Rata-rata lulusan SMP telah menghabiskan waktu 15.000 jam untuk menonton TV. Bandingkan dengan waktu yang dihabiskan dikelas yang hanya 11.000 jam (Nielsen Index). Ternyata waktu menonton TV tersebut lebih banyak dibanding waktu untuk mencapai gelar sarjana. (James Trelease)

Gambar-gambar TV berubah cepat sehingga otak tidak sempat memproses imagae secara baik. Sumber cahaya yang berpendar dari TV meletakkan belahan otak kiri dan kanan ke dalam gelombang alpha (slow wave of inactivity) yang merusak keseimbangan dan interaksi antara belahan otak kiri dan kanan.

Hasil besaran fisik yang dipancarkan media audio visual elektronik (medan magnet dan elektrik) masih jauh dibawah ambang yang diizinkan WHO.

Intensitas kebisingan televisi berpengaruh buruk terhadap memori jangka pendek, kemampuan membaca, dan konsentrasi.

 Berbeda dengan menonton yang cenderung pasif, 
membaca akan mengaktivasi kemampuan berpikir dan menganalisa. 
Membaca membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi. 
Membaca menstimulasi rasa ingin tahu (curiosity). 
Membaca memberi peluang lebih luas untuk menstimulasi imajinasi.

Use It or Loose It

Otak manusia terdiri dari: 
100 milyar neuron,
1.000.000.000.000 sel glial,
1.000 trilyun titik sambungan sinaptik,
280 kuintiliun memori,
1.000.000.000.000 sel sebanding dengan 500 ensiklopedia.
Yang dipakai hanya < 1% dari potensi dan kapasitas.


Dari 100 miliar neuron atau sel saraf aktif, masing-masing neuron itu memiliki hingga 20.000 koneksi.


Sambungan saraf aktif akan mati jika tidak di rangsang. (1)
Semakin banyak dirangsang, sambungan sel saraf aktif akan terus berkembang. (2,3)