Resensi Ensiklopedi Muhammad di Republika

Resensi Ensiklopedi Muhammad di Dialog Jumat Republika

============
Jumat, 07 Agustus 2009 Ensiklopedi Terlengkap Seputar Muhammad SAW
RESENSI
Nabi Muhammad SAW, siapakah di antara umat Islam yang tidak mengenal nama tersebut? Nama sang nabi terakhir, nabi umat Islam dan seluruh umat manusia.
Namun, sejauh manakah kaum Muslimin mengenal Muhammad SAW? Benarkah mereka benar-benar telah mengenal Muhammad, ataukah hanya sebatas kenal nama itu saja, tanpa pernah tahu lebih dalam mengenai siapa dia sesungguhnya. Sangat mungkin, sebagian besar umat Islam Indonesia pun tidak mengenal secara utuh sosok Muhammad.
Kehadiran buku ensiklopedi ini akan sangat membantu siapa pun, khususnya kaum Muslimin, untuk mengenal sosok Muhammad secara utuh. Dengan demikian, mereka bisa memberikan penilaian yang tepat dan adil kepada Nabi akhir zaman tersebut.
Buku yang terdiri dari 10 jilid hardcover dan full color ini dilengkapi dan diperkaya dengan ilustrasi visual berupa gambar, bagan, peta, mind map, time line, khat ayat Alquran, dan foto-foto yang artistik. Selain itu, juga diperkaya dengan catatan pinggir yang berisi informasi tambahan meliputi fakta, data historis, dan info aktual. Juga, dilengkapi dengan kutipan-kutipan tafsir yang mencerahkan dari mufasir terkemuka Indonesia dan dunia.
Jilid satu buku ini mengupas Muhammad sebagai Nabi, sejak lahir hingga wafat, aspek dan tujuan kenabiannya, bukti-bukti kenabiannya, hingga shalawat Nabi. Jilid dua membicarakan Muhammad sebagai Pribadi Mulia. Jilid ini memuat berbagai sifat mulia yang dimiliki oleh Muhammad SAW. Jilid tiga membahas Muhammad Sebagai Pedagang. Jilid empat menyajikan Muhammad Sebagai Suami dan Ayah. Di dalam dan luar rumah, Beliau selalu menjadi teladan.
Jilid lima mengusung Muhammad Sebagai Pendidik. Di dalamnya juga memuat metode dan etika pendidikan yang diajarkan oleh Muhammad SAW. Jilid enam mengangkat Muhammad Sebagai Pecinta Ilmu, sedangkan jilid tujuh memaparkan Muhammad Sebagai Negarawan. Jilid delapan membeberkan kehebatan Muhammad Sebagai Pemimpin Militer. Jilid sembilan memuat Muhammad Sebagai Pejuang Kemanusiaan. Sedangkan jilid 10 membeberkan Muhammad Sebagai Hakim.
Paling tidak ada tujuh keistimewaan Ensiklopedi Muhammad. Pertama, satu-satunya buku yang mengupas probadi Nabi Muhammad SAW dari sepuluh aspek status dan profesi terpenting manusia dalam hidup. Kedua, metode penulisan buku merupakan gabungan antara metode kronologis dan tematis. Ketiga, ditulis oleh cendekiawan terkemuka Pakistan, Afzalurrahman. Dia sudah lama dikenal oleh publik pembaca Indonesia di era 90-an melalui bukunya, Muhammad sebagai Seorang Pedagang.
Keempat
, merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik. Kelima, diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan ulama-ulama terkemuka dunia Islam sejak zaman klasik hingga modern. Keenam, disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan, sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informatif, dengan tambahan materi dan ilustrasi visual yang menarik dan artistik. Ketujuh, rujukan silang ke buku-buku program Life Long Learning lainnya.
Dengan segala kelebihan di atas, Ensiklopedi Muhammad ini memang merupakan referensi yang sangat berharga bagi siapa pun yang ingin mengenal sosok Muhammad SAW secara lebih dekat dan lebih utuh. ika

Link sumber: http://www.republika.co.id/koran/52/67552/Ensiklopedi_Terlengkap_Seputar_Muhammad_SAW

Cerdas Memahami Diri Sendiri (Kecerdasan Intrapersonal) - Part 2

Mengenal Diri Sendiri

Pengenalan diri adalah sebuah tantangan berkesinambungan. Itu juga yang menjadikannya menyenangkan. Mengenal diri adalah perkara menjelajahi siapa kamu: apa yang kamu suka, apa yang tidak kamu suka, apa yang kamu inginkan, apa yang kamu rasakan, apa yang kamu percayai, apa yang kamu bela, dan apa yang menurutmu bisa kamu berikan pada dunia.

Semua manusia, di setiap saat, senantiasa bertumbuh, mendapatkan pengalaman-pengalaman baru, mempelajari hal-hal baru dan terus berubah luar dan dalam. Pengenalan diri seperti ini membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Pengenalan diri dimulai dengan evaluasi diri, yaitu introspeksi terhadap diri dan kehidupanmu. Ajukan pertanyaan-pertanyaan ini kepada dirimu: Apa kualitas terbaikku? Apa yang baik bagiku dan hal apa yang harus aku tingkatkan? Apa harapan dan impianku? Apa yang membuatku bahagia? Apa yang ingin benar-benar aku pelajari? Sasaran-sasaran jangka pendekku? Sasaran-sasaran jangka panjang? Apa yang telah kupelajari dari masa lalu? Bagaimana perasaanku sekarang dan mengapa? Bagaimana mengekspresikan perasaan-perasaanku? Hal-hal apa yang aku percayai, mengapa? Apa yang sungguh-sungguh kupedulikan, mengapa? Siapa yang benar-benar penting bagiku, mengapa? Adakah hal-hal yang ingin kuubah di dunia ini, atau di lingkunganku, atau dalam kehidupanku? Apakah aku memperhatikan bagaimana perasaanku tentang berbagai hal, kegiatan, dan orang?

Ada banyak pertanyaan lain yang dapat kamu ajukan. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak ada habis-habisnya. Pikirkanlah jawabannya… Atau kamu bisa menuliskan jawaban-jawabannya pada catatan harian atau jurnalmu, agar dapat lebih seksama memikirkannya. Ajukan juga pertanyaan-pertanyaan yang sama pada waktu yang berbeda –sebulan lagi, enam bulan lagi, atau di awal tahun. Sebagian jawabanmu mungkin saja berubah.

Setelah kamu memikirkan semua jawabannya, kamu akan menemukan betapa kaya kehidupan batiniahmu. Segala yang kamu sadari, kenangan tertentu, ide tertentu, sensasi, persepsi, angan-angan dan apapun yang kamu temukan dalam proses introspeksi ini, itulah kekayaan batiniahmu. Ibarat samudera yang paling dalam, besar, dan kaya, penuh dengan kehidupan, dan segala macam hal yang bisa kamu kagumi. Kehidupan batiniahmu bisa menjadi sumber ide, impian, inspirasi, jawaban dan kreativitas. Bagi kita yang beragama tentunya, agama telah mengajarkan dan mengutamakan nilai Kecerdasan Memahami Diri Sendiri ini.

Sisihkan waktu tertentu secara berkala untuk menyendiri. Itu akan sangat membantu menjelajahi kekayaan batinmu. Gunakan waktu kesendirianmu itu untuk berkhayal, berpikir, menulis, menggambar, berjalan, mengerjakan hobi, atau kegiatan apapun yang membantumu mengembangkan kecerdasan memahami dirimu.

Orang yang cerdas memahami diri sendiri biasanya seorang yang mandiri. Mereka suka mengerjakan segalanya sendirian dan menikmati kesendirian mereka. Mandiri itu baik, karena itu berarti kamu menghargai pemikiran serta idemu sendiri. Tapi terkadang cara berpikir orang yang mandiri seperti itu bisa mengejutkan orang lain. Orang mungkin tidak langsung memahami kamu atau sasaran-sasaranmu. Tidak ada salahnya kalau impian dan sasaranmu berbeda dari orang lain. Kalau kamu mmpunyai impian atau ide yang istimewa, perhatikan itu dan lihatlah ke mana itu membawamu. Yakinlah bahwa Kecerdasan Memahami Diri Sendiri akan membawamu ke berbagai tempat dalam kehidupanmu.

Memahami Perasaan-perasaanmu

Apa yang sedang kamu rasakan saat ini? Aneh? Tidak bisa konsentrasi? Bersemangat? Khawatir? Atau yang lainnya. Indikator penting dari Kecerdasan Memahami Diri Sendiri adalah menyadari serta memahami perasaan-perasaanmu. Hal ini bisa membantumu merasa lebih baik dan lebih memahami segala yang terjadi dalam kehidupanmu. Memahami perasaanmu menjadikan kamu bisa menyikapinya dengan baik, sehingga perasaan yang positif (senang, sukses meraih sasaran) bisa kamu manfaatkan sebaik-baiknya dan perasaan yang negative menjadi lebih mudah ditangani.

Ilustrasi :

Emosi mana saja dari yang berikut ini yang kamu rasakan seharian ini…

PERCAYA DIRI. MALU-MALU. SHOCK. KESEPIAN. CEMAS. BOSAN. TERKEJUT. CEMBURU. MALU. HATI-HATI. SENANG. PUSING. MARAH. KETAKUTAN. DAMAI. AGRESIF. BANGGA. FRUSTRASI. MAWAS DIRI. BERANI. TERTEKAN. BERSALAH. CURIGA. SERAKAH. BERSEMANGAT. PEDULI. MENGASIHI. ANEH. INGIN TAHU. AMAN.”

Renungkanlah dimana dan kapan kamu merasakan emosi-emosi tersebut? Adakah emosi yang sering kamu rasakan yang tidak terdaftar di atas? Apa saja?

Nah, pertanyaannya, mengapa merenungkan perasaan itu penting? Karena, dengan memahaminya, itu bisa membantumu mengekspresikannya. Dan mengekspresikannya bisa membantumu menanganinya. Umpamanya, kalau kamu bersemangat, kamu bisa menemukan cara-cara untuk membuat orang lain bersemangat juga. Kalau kamu sedang patah semangat, kamu bisa mempertimbangkan apa yang dapat kamu lakukan untuk membuatmu merasa lebih baik: berbicara kepada seorang teman, menulis jurnal, menghabiskan waktu di luar, atau apa pun yang menurutmu bisa menjadikanmu lebih baik.

Kalau kamu bisa memahami perasaanmu, kamu juga akan lebih bisa memahami perasaan sesamamu. Ketika kamu bertanya pada dirimu, “Bagaimana perasaanku seandainya hal ini terjadi padaku?”, kamu sedang menggunakan Kecerdasanmu Memahami Diri Sendiri untuk menunjukkan empati. Empati membantumu lebih damai dengan sesama.

Banyak orang marah, frustrasi, ketakutan, atau gelisah, dan mereka bahkan tidak mengetahuinya! Mereka terus saja merasa tidak enak tanpa mengetahui alasannya dan tidak bisa berbuat banyak tentang hal itu. Jika kamu pandai mengenali apa yang kamu rasakan dalam hati, akan lebih mudah bagimu mengenal perasaan-perasaan negative tersebut. Dan tentu saja itu memudahkanmu untuk menangani emosi-emosi tersebut tanpa melampiaskannya terhadap sesama atau membiarkan perasaan-perasaanmu menghambat impian serta sasaranmu.

Orang Yang Cerdas Memahami Diri Sendiri tahu bagaimanan cara menggunakan “peralatan” emosional mereka atau hal-hal yang dapat membantu mereka menangani situasi-situasi sulit untuk merasa lebih baik.

Ada banyak peralatan/hal yang bisa kamu gunakan/lakukan untuk membantumu memahami serta menangani emosi-emosimu. “Peralatan” yang berbeda-beda ini bisa efektif pada saat yang berbeda-beda.

Apa sajakah hal-hal tersebut? Ini dia… Menulis jurnal. Berolahraga. Menemukan seseorang kepada siapa kamu bisa berbicara. Melakukan sesuatu yang kreatif. Bermurah hati terhadap diri sendiri. Pergi ke tempat sunyi jika sedang perlu menenangkan diri atau merenungkan sesuatu. Mengetahui kapan kamu membutuhkan pertolongan orang dewasa dan di mana. Mempelajari latihan relaksasi atau meditasi. Gunakan apa yang membuatmu nyaman ketika kamu membutuhkannya.

Meraih Sasaran-sasaranmu

Cerdas Memahami Diri Sendiri adalah kunci sukses terbesar. Cerdas Memahami Diri Sendiri menuntunmu pada penemuan-penemuan tentang dirimu. Penemuan-penemuan diri ini bisa membantumu belajar “lebih cerdas” seumur hidupmu. Bisa membangun kekuatan-kekuatanmu serta meningkatkan kelemahan-kelemahanmu, inilah yang dimaksud Cerdas Memahami Diri Sendiri. Jika kamu bisa mengasah intelijensi ini dengan baik, kamu bisa membangun diri yang lebih baik.

Mau tahu cara terbaik untuk meningkatkan kehidupanmu dan meraih masa depan lebih cerah? Salah satu caranya adalah dengan menetapkan sasaran (dan tentu saja meraihnya!).

Luangkanlah waktu sejenak untuk menggunakan Kecerdasanmu Memahami Diri Sendiri sekarang juga. Renungkanlah kemana kamu menuju dalam kehidupan ini. Apa yang ingin kamu perbuat tahun depan? Bagaimana dengan setahun setelah itu? Bagaimana dengan lima tahun lagi, atau 10 tahun lagi? Mungkin kamu tidak perlu merencanakan semuanya sekarang juga. Tetapi setidaknya kamu bisa mulai lebih sering memikirkannya. Masa depanmu tergantung kepadamu sendiri, dan menetapkan sasaran akan membantumu untuk sampai ke sana.

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan dalam menulis sasaran-sasaran itu adalah: Mulailah dengan menetapkan sasaran yang lebih kecil (jangka pendek). Setelah sukses dengan sasaran-sasaran kecil, kamu akan lebih percaya diri untuk menghadapi sasaran-sasaran yang lebih besar dan menantang; Tetapkan sasaran untuk hal-hal yang benar-benar kamu pedulikan; Pastikan sasaran-sasaranmu itu realistis. Kalau sasaran-sasaranmu terlalu besar untuk diraih sekarang, lakukanlah secara bertahap; Sasaran itu hendaknya menantang, mendorongmu untuk bertumbuh dan belajar. Kalau sasaranmu terlalu mudah, kamu melewatkan peluang untuk merasakan kepuasan ketika meraihnya. Tetapi ketika kamu berhasil meraih sasaran yang kamu upayakan dengan kerja keras, kepercayaan dirimu akan meningkat; Tetapkan sasaran-sasaranmu dengan spesifik. Jabarkan sebuah sasaran menjadi langkah dan tindakan-tindakan yang perlu kamu ambil, termasuk kapan kamu ingin meraih sasaranmu itu serta cara-cara kongkrit untuk meraihnya.

Gunakan sasaran-sasaranmu untuk membantumu meraih impian-impianmu. Terkadang orang yang Cerdas Memahami Diri Sendiri mempunyai impian yang belum tentu dipahami (mungkin malah diolok) oleh orang di sekeliling mereka. Mungkin kamu mempunyai ide tentang suatu penemuan baru untuk mendaur ulang sampah menjadi enerji atau kamu ingin menulis buku paling laris. Mewujudkan penemuan tersebut atau menulis buku tersebut mungkin tampaknya kecil kemungkinannya tercapai sekarang, tetapi itu adalah impian yang bisa kamu cita-citakan, terlepas dari apa kata orang. Banyak orang yang Cerdas Memahami Diri Sendiri meraih hal-hal yang mengagumkan karena mereka percaya kepada diri sendiri.

Tetapi.., bagaimana seandainya kamu tidak bisa meraih sasaran-sasaran yang telah kamu tetapkan? Bagaimana seandainya kamu sudah berusaha keras tetapi tidak meraih persis seperti yang kamu inginkan? Ketika kamu tidak berhasil meraih sebuah sasaran, janganlah bersikap terlalu keras terhadap dirimu. Ambillah waktu untuk merenungkan sasaranmu dan mengapa kamu tidak meraihnya.

Suatu bagian yang sangat penting dari Kecerdasan Memahami Diri Sendiri adalah menggunakan pemahaman dirimu untuk meningkatkan kehidupanmu. Ketika kamu menyadari kekuranganmu pada suatu bidang, kamu bisa berbuat sesuatu yang positif untuk meningkatkannya. Keberanian mengakui serta menerima kekurangan itupun merupakan bagian dari Kecerdasan Memahami Diri Sendiri.

Yang terpenting bukanlah bahwa kamu selalu mendapatkan segalanya benar atau sukses, melainkan bahwa kamu dapat belajar dari kesalahan atau kegagalanmu. Kamu bisa belajar sama banyaknya dari kegagalanmu seperti dari suksesmu, bahkan terkadang lebih. Kalau kamu Cerdas Memahami Diri Sendiri, kamu bisa mengambil apa yang kamu pelajari dan kamu gunakan itu untuk mengadakan perubahan-perubahan yang positif.

Menetapkan sasaran artinya Cerdas Memahami Diri Sendiri, bahwa kamu memikirkan masa depanmu, berusaha meningkatkan diri, dan membuat impianmu menjadi kenyataan.

Cara-cara Menyenangkan untuk Menjadi Lebih Cerdas Memahami Diri Sendiri

Berikut adalah cara-cara untuk mengembangkan serta menikmati Kecerdasanmu Memahami Diri Sendiri cobalah kegiatan yang mana pun yang menarik bagimu…

1 – Tanyakan kepada diri sendiri, “Siapakah aku?” Di atas kertas, tulislah “Siapakah aku?” Tulislah jawaban sebanyak mungkin. Sebutkan kesukaan dan ketidak sukaanmu, hobi-hobimu, dan apapun yang muncul di benakmu. Jawablah sedetail mungkin. Pergunakanlah waktu selama yang kamu butuhkan, dan juga kertas sebanyak yang kamu butuhkan.

2 – Tulislah jurnal. Tuliskan perasaan-perasaanmu, ide, kenangan, atau apa pun yang kamu pikirkan. Tulislah puisi atau menggambarlah dalam jurnalmu jika kamu mau. Ingatlah, itu adalah jurnalmu dan kamu tidak perlu menunjukkannya kepada siapa pun juga.

3 – Buatlah daftar hal-hal yang menjadi kemahiranmu. Lalu buatlah daftar hal-hal yang kamu mau menjadi kemahiranmu. Berdasarkan kedua daftar tersebut, buatlah sebuah daftar sasaran bagi dirimu.

4 – Tetapkanlah sasaran bagi dirimu sendiri. Pilihlah waktu yang teratur setiap harinya, setiap minggunya, atau setiap bulannya, untuk menetapkan sasaran-sasaran spesifik yang ingin kamu raih dalam kurun waktu tertentu. Tetapkanlah sasaran-sasaran yang yang bisa kamu upayakan. Kalau terlalu mudah, kamu tidak akan merasa berprestasi ketika meraihnya. Kalau terlalu sukar atau bahkan mustahil, kamu akan merasa frustrasi dan marah karena tidak mengalami kemajuan. Pada batas waktu yang telah kamu tetapkan, evaluasilah prestasmu dalam meraih sasaran-sasaran tersebut, lalu tetapkanlah sasaran-sasaran baru.

5 – Susunlah otobiografimu. Tulis atau ciptakan kisah kehidupanmu. Kamu bisa menggunakan gambar, lukisan, music, atau menulis serta mempertunjukkan drama atau menciptakan komik.

6 – Ciptakan collage diri. Gunakan gambar-gambar dari majalah, foto, atau bahan-bahan seni seperti spidol atau bahan mengkilap untuk menciptakan collage yang mengekspresikan siapa kamu. Kamu bisa menempelkan berbagai objek pada collage-mu, seperti manic-manik, bulu, atau mobil-mobilan dan menjadikan collage-mu 3-D. collage-mu bisa mencakup gambar orang, benda, atau kegiatan yang kamu sukai, atau gambar serta objek dari apa yang kamu ingin perbuat di masa depan atau amal yang penting bagimu. Kemungkinannya tiada batasnya, sama seperti dirimu!

7 – Ingatlah mimpi-mimpimu.

8 – Renungkan harimu. Di akhir setiap hari, renungkanlah hal-hal besar yang terjadi, apa saja yang tidak berjalan lancar apa saja yang kamu pelajari, bagaimana kamu bisa meningkatkan segalanya di masa depan. Tulislah tiga hal yang kamu syukuri atau yang membuatmu senang hari itu.

9 – Belajarlah bermeditasi.

10 – Periksalah “kotak peralatan” Kecerdasan Memahami Diri Sendiri. Buatlah daftar ‘peralatan’ yang kamu punyai untuk membantumu ketika menghadapi masalah serta penyebab stress. (Lihat uraian sebelumnya tentang peralatan untuk membantumu memahami perasaan-perasaanmu).

11 – Bacalah buku-buku pengembangan diri. Banyak buku-buku tentang orang-orang yang Cerdas Memahami Diri Sendiri, yang melakukan hal-hal penting berkat kekuatan kepercayaan pibadi mereka. Buku-buku ini bisa mencakup tulisan atau biografi orang-orang seperti Mahatma Gandhi, Martin Luther King, Rosa Parks, Gloria Steinem, atau Eleanor Roosevelt.

12 – Lakukanlah sesuatu yang kamu cintai. Luangkan waktu setiap harinya atau setiap minggunya untuk melakukan sesuatu yang kamu cintai. Entah hobi, bekerja sukarela untuk amal yang kamu pedulikan, atau mempelajari hal-hal baru yang mengundang rasa ingin tahumu.

13 – Lakukan sesuatu yang penting bagimu. Mungkin kamu bisa menemukan sesuatu untuk memecahkan masalah umum, atau mungkin kamu bisa memulai suatu bisnis berdasarkan salah satu idea tau penemuanmu. Atau mungkin kamu bisa menemukan persoalan yang kamu pedulikan –orang-orag yang tidak mempunyai tempat tinngal, orang-orang yang buta huruf- dan mengupayakan perubahan secara local maupun global dengan bekerja sukarela, membuat petisi atau membangun situs web untuk hal-hal yang kamu pedulikan.

Adapted from : You’re Smarter Than You Think. Panduan Menuju Multiple Intelijensi Bagi Anak-anak. By Thomas Armstrong, Ph.D. Penerbit Interaksara.

Dari: http://dedehsh.wordpress.com/tag/intrapersonal-intelligence/

Cerdas Memahami Diri Sendiri (Kecerdasan Intrapersonal) - Part 1

Apa artinya cerdas memahami diri sendiri? Untuk memahaminya, pertama-tama jawablah beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah kamu lebih suka bekerja sendiri dibanding bekerja kelompok?
  • Apakah kamu suka menetapkan serta meraih sasaran-sasaran pribadimu?
  • Apakah kamu menjunjung tinggi hal-hal yang kamu percayai (yakini), meskipun tidak populer?
  • Apakah kamu tidak terlalu mengkhawatirkan apa kata orang?
  • Apakah kamu mengetahui bagaimana perasaanmu dan mengapa demikian?
  • Apakah kamu suka meluangkan waktu merenungkan hal-hal yang kamu anggap penting?
  • Apakah kamu menyadari di bidang apa kamu memiliki kelebihan dan kekurangan?
  • Apakah kamu senang membuat catatan harian atau menulis jurnal?
  • Apakah kamu suka menuliskan ide-idemu, kenangan, perasaan, atau sejarah pribadimu?
  • Apakah kamu sadar akan siapa kamu?
  • Apakah kamu memikirkan tentang masa depanmu dan ingin menjadi apa kamu suatu hari nanti?

Nah, kalau kamu menjawab ya untuk pertanyaan mana pun di atas, kamu baru saja mengidentifikasi beberapa indikator bahwa kamu seorang yang cerdas memahami diri sendiri. Selamat! Congratulation! Itu adalah awal atau gerbang untuk membangun dirimu.

Mengapa demikian.. Let’s talk about it..

Kalau kamu cerdas memahami diri sendiri, kamu mengenal dirimu sendiri. Kamu tahu benar siapa kamu dan apa yang mampu kamu lakukan. Kamu sadar akan perasaan-perasaanmu, dan kamu memahami dirimu lebih dari siapapun. Kamu dapat menetapkan sasaran-sasaran pribadimu, merenungkannya, dan belajar dari pengalamanmu di masa lalu. Kamu memahami kekuatan-kekuatan serta kelemahanmu, dan dapat memahami serta menerima berbagai perasaan yang muncul dalam dirimu setiap harinya.

Orang yang cerdas memahami diri sendiri, mengenal baik dirinya. Mereka lebih dapat membuat pilihan-pilihan yang cerdas dalam kehidupan mereka. Mereka mungkin tidak akan terlalu terpengaruh oleh tekanan sesama, karena mereka tidak terlalu peduli apa kata orang tentang mereka dan tidak mau melakukan hal-hal yang menghalangi mereka dalam meraih sasaran-sasaran mereka.

Berikut adalah contoh mereka yang menggunakan kecerdasan memahami diri sendiri,

Sahabat terbaik Jane sangat ingin mengikutin kegiatan drama musical di sekolah. Tetapi ia tidak mau melakukannya sendirian dan memohon Jane untuk ikut juga. Toh, Jane mempunyai suara yang indah. Tetapi Jane tidak mau, karena ia tahu bahwa ia terlalu gugup kalau bernyanyi di depan orang banyak; lagipula, ia ingin menggunakan waktu sepulang sekolah untuk meningkatkan permainan sepak bolanya. Jane tahu apa yang terbaik baginya dan tidak tunduk pada tekanan dari luar dirinya. Tetapi ia mengatakan bahwa ia akan dengan senang hati menonton latihan temannya itu dan memberikan semangat.

Teman-teman John sedang mengganggu seorang anak di arena bermain karena anak tersebut tidak terlalu pandai dan agak pemalu. Teman-teman John itu kemudian mengolok John juga karena ia tidak mau ikut mengganggui anak itu. John malah mulai membela anak itu karena ia anggap perbuatan teman-temannya itu tidak benar. Walaupun ia tahu teman-temannya mungkin tidak mau berteman dengannya lagi, John tetap memutuskan untuk melakukan apa yang ia anggap benar.

Jadi, bagaimana Jane dan John menunjukkan kecerdasannya memahami diri sendiri? Jane menyadari kekuatannya (sepak bola dan suara yang indah), kelemahannya (ketakutannya tampil di depan banyak orang), dan sasarannya (hasrat untuk meningkatkan permainan sepak bolanya). Ia menolak tekanan pihak luar untuk melakukan apa yang dirasanya tidak pas untuknya. John membela apa yang ia yakini meskipun itu membuatnya dijauhi teman-temannya.

Bisa dikatakan, Kecerdasan Memahami Diri Sendiri adalah persoalan pengenalan diri. Percaya atau tidak…, mengenal diri sendiri itu lebih penting dari kecerdasan apapun? Kenyataannya memang demikian, cerdas memahami diri sendiri adalah kunci. Kalau kamu mengenal siapa dirimu dan masa depan seperti apa yang kamu inginkan, kamu akan lebih dapat melaksanakan hal-hal yang telah kamu tetapkan. Satu lagi, kalau kamu cerdas memahami diri sendiri, kamu akan lebih mudah membangun intelijensi-intelijensimu yang lain.

Apakah manfaat Kecerdasan Memahami Diri Sendiri untukmu?

  • Kamu bisa menggunakannya untuk belajar dari kesalahan atau dari suksesmu di masa lalu, sehingga kamu bisa memanfaatkan intelijensimu yang lainnya dengan sebaik-baiknya.
  • Kamu bisa menetapkan sasaran-sasaran masa depanmu.
  • Kamu bisa memahami perasaan-perasaanmu dan mengekspresikannya dengan cara-cara yang sehat.

Next…

Dari: http://dedehsh.wordpress.com/tag/intrapersonal-intelligence/

We're Smarter Than We Think

Pernah dengar teori Multilple Intelligence temuan Dr. Howard Gardner? Ya, itu adalah teori yang telah membantu jutaan orang untuk menyadari betapa manusia adalah makhluk yang cerdas dan unik dalam banyak hal dan berbagai cara.

Sebelum teori ini ditemukan, selama kira-kira 100 tahun terakhir, para ahli menggunakan tes IQ (Intelligence Quotient) untuk mengukur kecerdasan seseorang. Dan cerdas seringkali dipahami sebatas mendapatkan nilai baik di sekolah, pandai menghafal atau cepat memecahkan soal matematika.

Padahal, ada banyak sekali indikator lain yang bisa menunjukkan kecerdasan seseorang, seperti ditemukan Dr. Gardner ini…

Dr. Gardner menyatakan bahwa tes IQ bukanlah ukuran sejati kecerdasan seseorang. Hasil risetnya menunjukkan bahwa indikator kecerdasan seseorang tidak hanya satu. Manusia belajar dan menunjukkan kecerdasan dalam berbagai cara. Bagian otak yang berbeda menunjukkan indikator kecerdasan yang berbeda pula. Nah, cakupan kemampuan yang luas ini disebutnya sebagai Multiple Intelligence (MI).

Dr. Gardner berhasil mengidentifikasi delapan jenis kecerdasan, yaitu: Kecerdasan Linguistik, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Logis-Matematis, Kecerdasan Visual, Kecerdasan Kinestetik (Tubuh), Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Intrapersonal, dan Kecerdasan Natural. Di buku lain, disebutkan 9 jenis kecerdasan. Kecerdasan yang kesembilan adalah Kecerdasan Spasial (Ruang). Di buku ini Kecerdasan Spasial termasuk di dalam kategori Kecerdasan Visual - Gambar tiga dimensi (3-D).

Diperkirakan masih banyak indikator kecerdasan lain yang belum teridentifikasi. Salah satunya yang sedang dikaji: Kecerdasan Eksistensi. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan oleh seseorang yang memiliki kecerdasan jenis ini misalnya, “Apakah maksud kehidupan ini?” dan “Apakah yang terjadi setelah kita mati?” Kemungkinan orang yang memiliki kecerdasan jenis ini adalah sejenis orang yang mendalami ilmu agama atau filsafat.

Itu tadi adalah pengantar yang diambil dari buku berjudul “Kamu Itu Lebih Cerdas daripada yang Kamu Duga. Panduan Menuju Multipel Intelijensi Bagi Anak-anak”. Judul aslinya You’re Smarter Than You Think, ditulis oleh Thomas Armstrong, Ph.D., seorang penulis dan pembicara yang hampir 20 tahun mempelajari teori temuan Dr. Gardner ini.

Hal yang selalu ingin saya sampaikan dalam menulis resume atau tepatnya catatan kecil mengenai buku yang saya baca adalah ucapan terima kasih kepada penulis. Jerih payah dan upayanya menjalani peran menulis menjadi hikmat tersendiri yang selalu saya syukuri sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk menyampaikan ilmu-Nya.

Yang membuat buku ini menarik, buku ini menguraikan masing-masing jenis kecerdasan temuan Dr. Gardner tersebut secara rinci dan ‘sangat praktis’. Terdiri dari 8 bab, satu bab untuk satu topik bahasan satu jenis kecerdasan. Thomas Armstrong sendiri telah menulis banyak buku tentang MI untuk orang dewasa. Setelah sekian lama mengajar anak-anak, ditulisnyalah buku ini. Karena menurutnya sangat penting bagi remaja dan anak-anak untuk memanfaatkan seluruh kecerdasan yang mereka miliki dengan sebaik-baiknya. Dibuat sedemikian, agar mudah dipahami terutama oleh remaja. Dan lebih dari sekedar harus, rasanya saya mesti berbagi. Saya yakin, banyak diantara kita orang dewasa yang belum mengetahui fakta-fakta yang diuraikan dalam buku ini. Selain untuk memandu anak-anak dan remaja di sekeliling kita, kita pun tetap memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai potensi kecerdasan yang mungkin selama ini belum tergali. Asal Anda tahu, perjalanan mengeksplorasi seluruh potensi kecerdasan pada diri seseorang itu memerlukan waktu seumur hidup. Untuk mengeksplorasi, menemukan, mengembangkan, memahami, dan menikmatinya.. Here we go..

Fakta pertama. Pada dasarnya kita semua diciptakan mempunyai kedelapan jenis kecerdasan itu. Jadi, kita tidak hanya cerdas dalam salah satunya saja. Dalam tingkatan yang berbeda-beda, kita cerdas dalam kedelapan jenis intelijensi itu. Meskipun tidak berarti kita hebat dalam segala hal, tetapi kita mempunyai kemampuan pada semua bidang tersebut.

Fakta kedua. Semua jenis kecerdasan itu berbeda-beda, tetapi sederajat. Tidak ada satu jenis kecerdasan yang lebih baik atau lebih penting dari yang lainnya.

Fakta ketiga. Suatu kabar yang lebih dari baik: Keterbatasan apapun yang kita miliki pada satu jenis kecerdasan tertentu tidaklah mutlak. Kita bisa mengeksplorasi, menumbuhkan dan mengembangkannya. Misalkan, Anda menilai Kecerdasan Logis-Matematis Anda lemah. Perhatikan, bahwa seseorang tidak perlu menjadi jenius matematika atau ilmu pengetahuan untuk menjadi cerdas di bidang ini. Sebab bisa jadi Anda menunjukkan kecerdasan menggunakan logika ini melalui keterampilan mengorganisasikan objek atau acara, atau melalui kecintaan menggambar bentuk-bentuk geometrik yang rumit.

Ilustrasi lain: dalam kegiatan olahraga Anda termasuk orang yang mengalami kesulitan menangkap bola –hampir selalu menjatuhkannya. Kendati demikian, itu tidak berarti Anda tidak memiliki Kecerdasan Kinestetik (Tubuh). Karena, dalam bidang apapun kita perlu menggunakan kecerdasan memahami tubuh. Anda tidak mungkin menulis cerita yang hebat -cerdas bahasa- tanpa memegang pensil atau mengetik dengan jari Anda. Anda juga tidak mungkin main drum -cerdas musik- tanpa mengkoordinasikan lengan dan kaki Anda.

Fakta keempat. Kelebihan pada satu jenis kecerdasan tertentu tidak membatasi kita untuk cerdas dalam bidang lain.

Fakta kelima. Terdapat banyak indikator untuk masing-masing jenis kecerdasan. Misalnya, seseorang yang memiliki Kecerdasan Linguistik, mungkin ia seorang pembicara ulung tetapi bukan penulis yang cukup bagus. Atau, mungkin ia seorang yang cerdas memahami tubuh yang pandai bermain sepak bola, tetapi tidak terlalu pandai berenang.

Fakta keenam. Jenis-jenis kecerdasan yang berbeda-beda itu bekerja sama dalam hampir semua kegiatan yang kita lakukan. Contohnya, kegiatan melukis menggunakan Kecerdasan Visual, tetapi memerlukan juga Kecerdasan Kinestetik untuk menguasai teknik melukis, Kecerdasan Natural untuk mengembangkan kejelian mengamati detail, bahkan Kecerdasan Intrapersonal untuk menemukan ide-ide untuk dilukis. Jadi, dalam banyak kegiatan, kita menggunakan beberapa jenis kecerdasan sekaligus, bukan sekedar yang paling menonjol saja.

Fakta ketujuh. Kesemua jenis kecerdasan itu ditemukan pada seluruh kelompok usia. Tinggal terpulang kepada kita untuk mengembangkan masing-masingnya sebaik mungkin.

Pada dasarnya, kita semua telah menggunakan kedelapan jenis kecerdasan tersebut dalam keseharian kita. Tetapi setiap orang berbeda dan unik dalam menggunakannya. Kemanapun kita melihat dan dimanapun kita berada, kita bisa melihat tanda-tanda bekerjanya multi intelijensi itu. Kita mungkin bertemu seseorang yang cerdas memahami alam dan menggunakan gambar, yang memiliki kebun yang indah. Atau pengemudi bis, yang cerdas memahami tubuh. Guru matematika, yang cerdas menggunakan logika. Atau seseorang yang cerdas memahami diri sendiri dan memulai bisnisnya sendiri.

Masing-masing kecerdasan tersebut mungkin juga berkembang pada saat yang berbeda-beda. Umpamanya, saat ini mungkin Anda merasa bukan seorang yang pandai menggunakan logika. Tetapi 20 tahun kemudian Anda bekerja dalam bidang yang justru mendorong Anda untuk membangun kecerdasan menggunakan logika. Dan ternyata Anda menemukan bahwa Anda pandai menggunakan logika lebih dari yang Anda duga, sekaligus menikmatinya.

Penulisan setiap bab buku ini dibuat terperinci, terdiri dari: Pengertian jenis kecerdasan, disertai manfaat dan contoh perbuatan keseharian yang menggunakan intelijensi jenis itu. Sehingga dengan mudah kita bisa mengukur, menemukan dan melihat setidaknya sedikit diri kita dalam masing-masing intelijensi tersebut; Tips-tips untuk meningkatkan kecerdasan jenis tertentu dimana kita memiliki kelebihan. Tips-tips untuk mengeksplorasi, menumbuhkan dan mengembangkan jenis kecerdasan dimana kita memiliki keterbatasan. Contoh diambil dari kegiatan sehari-hari ditambah ide-ide yang realistis dan praktis; Juga contoh-contoh karir dan hal-hal yang dapat dilakukan dengan intelijensi yang kita miliki di masa depan; Dilengkapi juga dengan referensi berbagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan setiap jenis kecerdasan, berupa buku dan majalah, organisasi, situs web dan alat peraga atau kit lainnya.

Membaca buku ini, kita diarahkan untuk dapat memetakan kekuatan dan kelemahan diri kita. Yang pada akhirnya, diharapkan kita mampu memanfaatkan seluruh potensi kecerdasan yang kita miliki ini sebaik-baiknya. Amiin..

Satu saja yang saya sayangkan, membaca buku ini tidak semenarik membaca resumenya. Narsis sedikit.. :D Teknik penerjemahannya membuat buku ini kurang nyaman dibaca dan tidak mudah dicerna, itu saja.

Sebagai penutup, saya kutipkan sebuah analogi yang dikemukakan penulis di akhir Bab Pengantar buku ini,

“Jika kedelapan jenis kecerdasan itu adalah nada yang berbeda-beda dalam satu oktaf skala nada. Maka setiap orang adalah lagu yang tersusun dari kedelapan nada tersebut. Cara setiap orang mengkombinasikan kedelapan nada itu berbeda satu dari yang lain, sehingga tidak ada lagu yang persis sama. Maka, jika kita bisa menggunakan semua intelijensi itu sebanyak mungkin dengan cara kita yang unik, kita bisa mengisi dunia dengan nada mengagumkan milik kita sendiri, yang orang lain tidak dapat melakukannya.”

Selamat mengeksplorasi. Selamat berpetualang. Selamat mencari.. Explore yourself, and find that Allah gives you more than you ever know.. Yes.., we are smarter than we think..!

(Disarikan dari buku: Kamu Itu Lebih Cerdas daripada yang Kamu Duga. Panduan Menuju Multipel Intelijensi Bagi Anak-anak. Terjemahan dari, You’re Smarter Than You Think. Oleh : Thomas Armstrong, Ph.D. (2004). Penerbit: Interaksara.)

*) Saya menggunakan istilah yang lebih populer dalam menyebut kedelapan jenis kecerdasan. Thomas Armstrong sendiri di buku ini menggunakan istilah sendiri yang telah disederhanakannya. Yaitu, Kecerdasan Linguistik – Cerdas Menggunakan Kata-kata Kecerdasan Musikal – Cerdas Dalam Musik Kecerdasan Logis-Matematis – Cerdas Menggunakan Logika Kecerdasan Visual – Cerdas Menggunakan Gambar Kecerdasan Kinestetik (Tubuh) – Cerdas Memahami Tubuh Kecerdasan Interpersonal – Cerdas Memahami Sesama Kecerdasan Intrapersonal – Cerdas Memahami Diri Sendiri Kecerdasan Natural – Cerdas Memahami Alam

Dari: http://dedehsh.wordpress.com/tag/multiple-intelligence/

Promo Indent - Ensiklopedi Muhammad. Produk baru!! Segera Hadir : Juni 2009

Ensiklopedi Muhammad. 10 Jilid. Hardcover. @ 100-150 halaman. Full colour.

Harga : Rp 2.450.000
Dapatkan Cash Disc. 20% jadi Rp 1.960.000, Cash On Delivery
Kredit Disc. 10% dari harga tunai (Rp 245.000 dikurangkan dari uang muka)
Gratis paket buku 8 jilid sampai 20 April 2009 (persediaan terbatas)
Voucher buku Atlas Budaya Islam senilai Rp 300.000
Bebas biaya antar
Pengiriman mulai 16 Juni 2009
Indent fee: Rp 300.000

Ensiklopedi Muhammad

Jika kita ummat Muhammad Saw., sejauh mana kita mengenalnya?

Ensiklopedi terlengkap seputar Muhammad Saw. Disajikan secara kronologis dan tematis Diperkaya dengan fakta & data aktual, peta, tabel, bagan, timeline, ilustrasi, dll.
7 Keistimewaan Ensiklopedi Muhammad:
1- Satu-satunya buku yang mengupas pribadi Nabi Muhammad Saw. dari 10 aspek status dan profesi terpenting manusia dalam hidup: sebagai nabi, pribadi mulia, pedagang, suami & ayah, pendidik, pecinta ilmu, negarawan, pemimpin militer, pejuang kemanusiaan, dan hakim.
2- Metode penulisan buku merupakan gabungan metode kronologis dan tematis. Metode kronologis adalah metode penulisan buku-buku biografi Nabi pada umumnya: menyampaikan sejarah hidup Nabi secara kronologis dari lahir hingga wafat (dijumpai pada paruh pertama Jilid I). Metode tematis adalah metode yang menyoroti aspek-aspek tertentu dari kehidupan Nabi (dijumpai dalam keseluruhan jilid). Diperkuat dan didukung oleh cuplikan kisah teladan Nabi Muhammad beserta para sahabatnya untuk setiap tema.
3- Ditulis oleh cendekiawan terkemuka Pakistan, Afzalurrahman. Beliau dikenal sebagai penulis buku Muhammad as A Trader - Muhammad Sebagai Seorang Pedagang dan Qur'anic Sciences - Ensiklopediana Ilmu-ilmu dalam Al Qur'an, yang menjadi buku laris dan diminati pembaca di tanah air.
4- Merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik: kitab hadis sittah, Sirah Ibn Ishaq, Ibn Hisyam, Ibn Sa'd, Tabari, dan tafsir mu'tabarah (Ibn Katsir, dll.).
5- Diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan ulama-ulama terkemuka dunia Islam sejak zaman klasik hingga modern: Al-Ghazali, Ibn al-Qayyim, Syah Waliyullah, Abul A'la al Maududi, Muhammad Qutb, Sayyid Qutb, Maurice Bucaile, Hasan Al-Nadwi, Muhammad Asad, HAMKA, Mustafa Siba'i, Syaikh Abu Zahra, dll.
6- Disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informatif, dengan tambahan materi dan ilustrasi visual yang menarik dan artistik. Materi tambahan hasil suntingan redaksi Pelangi Mizan diambil dari berbagai sumber, dalam dan luar negeri.
7- Rujukan silang ke buku-buku program Life Long Learning lainnya: Atlas Budaya Islam, Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern, dan Tafsir Muhammad Asad.
Tentang Penulis

Afzalur Rahman (1915–1998) seorang cendekiawan Muslim autodidak asal Pakistan.* Dia sempat mengenyam pendidikan di Islamia College, Lahore, saat lembaga itu masih dikepalai oleh Abdullah Yusuf Ali, penulis The Glorious Quran (terjemah dan tafsir Al-Quran pertama dalam bahasa Inggris yang ditulis seorang Muslim). Dari Pakistan, Afzalur Rahman hijrah ke Inggris, lalu mendirikan The Muslim Educational Trust (MET) pada 1967 dengan dukungan dana Raja Faisal dari Arab Saudi. MET memberikan pelajaran agama Islam kepada murid-murid Muslim di sekolah-sekolah Inggris, seperti Newham, Hackney School, Bradford, dan lain-lain. Pada 1976, Afzalur Rahman meninggalkan MET, lalu mendirikan The Muslim Schools Trust (MST), yang lebih berfokus pada penerbitan buku-buku Islam. Pada saat inilah terbetik dalam benaknya untuk menerbitkan sebuah ensiklopedia tentang perjalanan hidup Nabi. Maka, sepanjang dekade 80-an, terbitlah 8 volume Encyclopaedia of Seerah Muhammad. Sepeninggal Afzalur Rahman pada 1998, ditemukanlah volume ke-9 dari ensiklopedia tersebut, yang belum pernah diterbitkan.
Publik Indonesia sudah mengenal karya-karya Afzalur Rahman, di antaranya Muhammad sebagai Seorang Pedagang yang diterbitkan oleh Yayasan Swarna Bhumy pada 1995. Buku tersebut merupakan buku ketiga pada vol. II Encyclopaedia of Seerah Muhammad (jilid 3 dari Ensiklopedi Muhammad Saw.). Karyanya yang lain, Quranic Sciences, diterbitkan Mizania pada 2007 dengan judul Ensiklopediana Ilmu-Ilmu dalam Al-Quran, dan cukup diminati pembaca tanah air. Kalangan akademisi, praktisi, dan peminat ekonomi Islam di Indonesia juga mengenal karya referensialnya, Doktrin Ekonomi Islam (4 jilid), terbitan Dana Bhakti Wakaf, Yogyakarta, 1995. Selain itu, Muhammad sebagai Pemimpin Militer (jilid 8 dari Ensiklopedi Muhammad Saw. ) sempat diterbitkan secara terpisah oleh salah satu penerbit di Indonesia.

*)Hendaknya kita tidak keliru mempertukarkan nama Afzalur Rahman dengan Fazlurahman. Keduanya adalah individu yang berbeda, walau sama-sama berasal dari Pakistan. Fazlurahman adalah cendikiawan Pakistan yang hijrah ke Amerika Serikat dan menjadi guru besar di Universitas Chicago (di antara mahasiswa yang dibimbingnya adalah Prof. Nurcholish Madji)

Spesifikasi:
Terdiri dari 10 Jilid. Hardcover. @ 100-150 halaman. Full colour.
Harga:
Rp 2.450.000, Cash Disc. 10% jadi Rp 2.205.000, Cash On Delivery
Promo Indent:
Dapatkan Cash Disc. 20% jadi Rp 1.960.000, Cash On Delivery Kredit Disc. 10% dari harga tunai (Rp 245.000 dikurangkan dari uang muka) Gratis paket buku 8 jilid sampai 20 April 2009 (persediaan terbatas) Voucher buku Atlas Budaya Islam senilai Rp 300.000 Bebas biaya antar Pengiriman mulai 16 Juni 2009 Indent fee: Rp 300.000
Untuk pembelian secara angsuran hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke: dedehsh@gmail.com

Cerita Binatang Berima Dua Bahasa

Berisi 12 cerita binatang dalam Al-Quran yang mengandung pesan tauhid, keteguhan, kesabaran, keberanian, kasih sayang, serta nilai luhur lainnya.

Menggunakan gaya bahasa berima: menyampaikan semangat cerita Al-Quran sekaligus semangat bahasa Al-Quran.
Beberapa pemerhati perkembangan anak menyatakan bahwa cerita berima memiliki unsur yang disebut
phonological awareness, yaitu ketika suatu kata atau cerita dibacakan menghasilkan bunyi menarik dan menjadikan informasi tersimpan lebih kuat dalam memori anak.
Disajikan melalui berbagai media, yaitu teks, gambar, musik, lagu, lisan, serta permainan. membantu mengembangkan multiple intelligences.
Disajikan dalam dua bahasa. Ada juga kamus kosa-kata. Anakpun dapat mempelajari kosa-kata bahasa Inggris dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Indeks terusan membantu anak untuk menelusuri lebih jauh tentang sumber cerita tersebut di dalam Al-Quran. Dilengkapi panduan orang tua.

Cara Bercerita Khas Al-Quran

Cerita-cerita dalam produk ini merupakan pengembangan dari potongan ayat Al-Quran yang menuturkan tentang binatang. Ayat-ayat Al-Quran memiliki cara bercerita yang khas. Salah satunya dengan metode berima. Cerita dalam produk ini dirancang berima dengan harapan dapat memindahkan semangat bahasa Al-Quran dengan mudah.

Produk ini disusun sebagai alat bantu, "pintu masuk" yang menarik bagi anak-anak untuk mempelajari Al-Quran. Contohnya sebagai berikut: Setelah membaca Cerita 6, Paus, Penyelamat Nabi Yunus, interest anak akan terbangun. saat itulah, anak merasa siap untuk mengetahui lebih jauh tentang kisah nabi Yunus di surah Yunus.

Spesifikasi :

12 Jilid Buku Cerita. 1 Keping CD Lagu. 1 Keping CD Audio Book dan Flash Audio Book. 1 Flashcard dan Puzzle. 1 Jilid Buku Mencocokkan Gambar. 1 Boneka Tangan. 1 Jilid Buku Panduan Orangtua + kamus Kosa Kata. 1 Dus Gift Multifungsi.

Harga : Rp 1.090.000, Cash Disc. 10% jadi Rp 981.000, Cash On Delivery
Untuk pembelian secara angsuran hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke
:
dedehsh@gmail.com

Untuk semua update dan berita terbaru, silahkan klik link di bawah... Terima kasih

Mizan Owner Plan (MOP)

BERGABUNGLAH BERSAMA MIZAN DIAN SEMESTA
DAN DAPATKAN
KOMISI + PENGEMBALIAN INVESTASI
BERUPA UANG CASH
Persyaratan :
1. Membeli buku minimal 20 poin dengan seri yang berbeda kepada marketing MDS.

2. Mengisi formulir BA MOP.

3. Mengikuti pelatihan dan membeli sales kit MDS.

4. Mencapai target penjualan minimal 10x jumlah poin pembelian selama 6 (enam bulan) terhitung sejak pembelian buku.

5. Pengembalian investasi diberikan setelah program MOP selesai dan atau target sudah tercapai + angsuran buku selesai (lunas).

6. Nilai pengembalian investasi ditentukan sebagai berikut:

  • Pencapaian target > 100%, Pengembalian Investasi sebesar 50%
  • Pencapian target 75 - 99%, Pengembalian Investasi sebesar 36.5%
  • Pencapaian target 50 - 74%, Pengembalian Investasi sebesar 25%

ILUSTRASI Mizan Owner Plan :

INVESTASI 32 POIN

Buku yang dibeli :

  • Nabiku Idolaku (NBI), Nilai : 14 Poin
  • Ensiklopedi Bocah Muslim (EBM), Nilai 18 Poin

Total : 32 Poin

Jumlah Investasi :

- Angsuran 12 Bulan :

Uang Muka NBI Rp 465.000, EBM Rp 600.000. Total Rp 1.065.000

Angsuran NBI Rp 147.000, EBM Rp 189.000. Total Angsuran 12 Bulan Rp 4.032.000 Total Investasi Rp 5.097.000

- Cash Disc. 10 %

NBI Rp 1.674.000, EBM Rp 2.160.000. Total Rp 3.834.000

Target Penjualan selama 6 bulan : 10 x 32 = 320 Poin

Total Komisi yang didapat : 320 x Rp 112.500* x 12%** = Rp 4.320.000

Keuntungan yang akan diperoleh di akhir masa MOP :

1. Pengembalian Investasi : Rp 2.000.000

2. Komisi : Rp 4.320.000

Total yang diperoleh di akhir masa MOP : Rp 6.320.000

Selisih jumlah komisi + pengembalian investasi dengan :

  • Uang yang dikeluarkan untuk investasi 12 bulan = Rp 1.223.000
  • Investasi cash = Rp 2.486.000

3. Memiliki sendiri buku NBI dan EBM

4. Kenaikan jenjang secara otomatis dari Junior Book Advisor (JBA) menjadi Book Advisor (BA). Nilai komisi BA = 3% lebih besar dari JBA.

Keterangan :

* Nilai komisi 1 poin = Rp 112.500

**Prosentase komisi untuk pembelian 4 - 12 bulan = 12%

Anak Belajar dari Kehidupan Untuk Membentuk Dirinya

Jika anak dibesarkan dengan kritikan, mereka akan belajar untuk mencela.

Jika anak dibesarkan dalam suasana permusuhan, mereka akan belajar untuk berseteru.

Jika anak dibesarkan dalam ketakutan, mereka belajar menjadi menjadi tidak berpengharapan.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang, mereka akan belajar menyayangi diri sendiri.

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, mereka tumbuh sebagai pemalu.

Jika anak dibesarkan dengan kedengkian, mereka belajar iri hati.

Jika anak dibesarkan tanpa penghargaan, mereka tumbuh dalam rasa bersalah.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, mereka akan belajar untuk percaya diri.

Jika anak dibesarkan dalam toleransi, mereka akan belajar kesabaran.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, mereka akan belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, mereka akan belajar mencintai.

Jika anak dibesarkan dengan penghargaan, mereka akan belajar untuk mencintai dirinya.

Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, mereka akan belajar untuk mempunyai tujuan.

Jika anak dibesarkan dalam suasana berbagi, mereka akan belajar kedermawanan.

Jika anak dibesarkan dengan kejujuran, mereka akan belajar bersikap sebagaimana adanya.

Jika anak dibesarkan dalam keadilan, mereka akan belajar bersikap adil.

Jika anak dibesarkan dengan kebaikan dan perhatian, mereka akan belajar menghormati.

Jika anak dibesarkan dengan perlindungan, mereka akan belajar untuk mempunyai keyakinan terhadap diri sendiri dan terhadap segala yang ia miliki.

Jika anak dibesarkan dalam persahabatan, mereka belajar bahwa dunia adalah tempat yang menyenangkan.

*Dari Children Learn What They Live oleh Dorothy Law Nolte, Ph.D - untuk versi bahasa Inggris, lihat di sini.

Multiple Intelligence

Semua orang tua secara natural menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, terutama dari segi pendidikan. Dahulu (dan mungkin juga hingga kini), tingkat intelektual seorang anak sering diartikan sebagai nilai yang dicapainya dalam sebuah tes atau peringkat yang diraihnya di sekolah. Kecerdasan intelektual ini biasanya diukur dengan tes yang dikenal sebagai tes IQ. Berdasarkan hasil tes IQ tersebut seorang anak akan diberi ‘label’ sebagai anak yang pintar atau bukan. Dan biasanya, ada nilai dari beberapa mata pelajaran tertentu yang dipercaya secara signifikan berkorelasi dengan kecerdasan anak tersebut. Salah satunya adalah mata pelajaran matematika. Hal ini menyebabkan banyak orang tua yang ‘mengagungkan’ mata pelajaran yang satu ini dan mengira bahwa anak-anak yang mampu menggeluti bidang ilmu eksakta lebih cerdas ketimbang anak-anak yang menggeluti bidang ilmu lain. Namun, pada tahun 1980-an, seorang psikolog dari Universitas Harvard bernama Howard Gardner mengubah pendapat itu dengan menyatakan bahwa kecerdasan tidak bersifat tunggal. Kecerdasan ada beraneka ragam. Dan setiap orang, termasuk anak-anak, memiliki karakteristik kecerdasan yang berbeda-beda.
Ada 8 jenis kecerdasan menurut Gardner :
KECERDASAN LINGUISTIK
kemampuan untuk menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan kejadian, membangun kepercayaan dan kedekatan, mengembangkan argumen logika dan retorika, atau mengungkapkan ekspresi dan metafora. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan linguistik adalah wartawan dan reporter, tenaga penjual, penyair, copywriter, penulis dan pengacara.
KECERDASAN LOGIKA-MATEMATIKA
kemampuan menggunakan angka-angka untuk menghitung dan mendeskripsikan sesuatu, menggunakan konsep matematis, menganalisa berbagai permasalahan secara logis, menerapkan matematika pada kehidupan sehari-hari, peka terhadap pola tertentu, serta menelaaj berbagai permasalahan secara ilmiah. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan logika matematika adalah : akuntan, ahli statistik, insinyur, penemu, pedagang, dan pembuat program komputer.
KECERDASAN MUSIKAL
kemampuan untuk mengerti dan mengembangkan teknik musikal, merespon terhadap musik, menggunakan musik sebagai sarana untuk berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal, dan menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan musical adalah guru musik, pembuat instrumen atau alat musik, pemain band atau konduktor, DJ, kritikus musik, kolektor musik, pencipta lagu atau penyanyi.
KECERDASAN SPASIAL
kemampuan untuk mengenali pola ruang secara akurat, menginterpretasikan ide grafis dan spasial serta menterjemahkan pola ruang secara tepat. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan spasial adalah photographer, decorator ruang, perancang busana, arsitek, pembuat film.
KECERDASAN KINESTETIK (BODILY-KINESTHETIC)
kemampuan untuk menggunakan seluruh atau sebagian dari tubuh untuk melakukan sesuatu, membangun kedekatan untuk mengkonsolidasikan and meyakinkan serta mendukung orang lain, dan menggunakannya untuk menciptakan bentuk ekspresi baru. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan ini adalah mekanik, pelatih, pengrajin, atlet, aktor, penari atau koreografer.
KECERDASAN INTERPERSONAL
kemampuan untuk mengorganisasikan orang lain dan mengkomunikasikan secara jelas apa yang perlu dilakukan, berempati kepada orang lain, membedakan dan menginterpretasikan berbagai jenis komunikasi dengan orang lain, dan memahami intensi, hasrat, dan motivasi orang lain. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan interpersonal adalah manajer, politisi, pekerja sosial, pemimpin, psikolog, guru atau konsultan.
KECERDASAN INTRAPERSONAL
kemampuan untuk menilai kekuatan kelemahan, bakat, ketertarikan diri sendiri serta menggunakannya untuk menentukan tujuan, menyusun dan mengembangkan konsep dan teori berdasarkan pemeriksaan kedalam diri sendiri, memahami perasaan, intuisi, temperamen, dan menggunakannya untuk mengekpresikan pandangan pribadi. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan ini adalah perencana, pemuka agama, atau ahli filosofi.
KECERDASAN NATURALIS
kemampuan untuk mengenali dan mengelompokkan dan menggambarkan berbagai macam keistimewaan yang ada di lingkungannya. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan naturalis ini adalah ahli biologi atau ahli konservasi lingkungan.
Selain kedelapan jenis kecerdasan diatas, ternyata masih ada bentuk kecerdasan lain, yaitu
Kecerdasan Eksistensial
– kemampuan untuk menikmati pemikiran-pemikiran dan ingin tahu mengenai kehidupan, kematian dan realita yang ada. Anak-anak dengan tingkat kecerdasan eksistensial yang tinggi mungkin akan menunjukkan keingintahuan mengenai bagaiman bumi bertahun-tahun yang lalu, mengapa kita ada di bumi, apakah ada kehidupan di planet lain, kemana mahluk hidup setelah mati, apakah ada dimensi kehiduapn lain dan berbagai pertanyaan sejenis.
BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?
Kecerdasan Interpersonal
Secara umum, anak-anak dengan kecerdasan interpersonal tinggi akan dengan senang hati mengikuti semua kelompok kegiatan di dalam dan luar sekolah serta mudah berteman dimanapun ia berada. Anda dapat mendorongnya untuk menunjukkan perilaku yang baik dalam berteman. Anda bisa menuliskan berbagai perilaku yang anda ingin ia kembangkan. Namun ingatlah bahwa orang tua adalah contoh terdekat bagi anak anda. Jika anda ingin mereka bersikap sopan, maka anda pun harus bersikap yang sama, mereka akan mendengarkan anda jika anda juga mau mendengarkan mereka.
Kecerdasan Intrapersonal
Bantu anak-anak untuk belajar menentukan tujuan. Dorong mereka untuk membuat daftar hal-hal yang mereka inginkan atau ingin mereka lakukan lebih baik. Bantu mereka untuk memilah-milah tujuan tersebut menjadi langkah-langkah kecil.
Kecerdasan Logika-Matematika
Jika mereka terus bertanya mengenai cara kerja suatu benda, jawablah pertanyaan meerka dengan sabar dan dorong mereka untuk terus bertanya. Jika meerka inginmelakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain, biarkan mereka mencobanya dahulu dan berikan motivasi untuk melakukannya sampai selesai. Jika mereka melakukan kesalahan, jelaskan dengan sabar dan jangan katakan bahwa anda sudah tahu bahwa cara itu tidak akan berhasil. Dorong mereka untuk ikut dalam kegiatan yang banyak membutuhkan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis misalnya klub catur atau klub robotik. Beberapa permainan yang bisa mengembangkan kecerdasan ini adalah catur, puzzle, Halma, Stratego, Risk atau Sudoku.
Kecerdasan Linguistik
Anak-anak dengan tingkat kecerdasan linguistik tinggi gemar menulis, membaca dan berbicara. Biarkan mereka berdiskusi mengenai buku atau sesuatu yang mereka baca. Untuk memperkaya kosa kata mereka, berikan permainan seperti Boggle atau Scrabble.
Kecerdasan Visual Spasial
Berikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi mereka melalui melukis, menggambar, mewarnai, dan kegiatan sejenis. Kembangkan kreativitas mereka dengan mendorong mereka untuk merancang pakaian atau bangunan. Beberapa permainan yang mendukung kecerdasan visual spasial adalah LEGO dan Blokus.
Kecerdasan Musikal
Dorong anak anda untuk bergabung dengan kelompok paduan suara atau band di sekolah. Miliki satu jenis alat musik di rumah dan daftarkan ia ke dalam kursus musik. Perdengarkan berbagai jenis alat musik. Ajak mereka untuk mengarang lagu yang sesuai dengan kegiatan mereka saat itu.
Kecerdasan Kinestetik
Untuk mengembangkan jenis kecerdasan ini, dorong mereka untuk bergabung dalam tim olahraga di sekolah. Ajak mereka untuk melakukan kegiatan olah raga seperti berenang. Daftarkan mereka ke dalam kelas tari.
BAGAIMANA MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?
Ada berbagai cara untuk mengidentifikasi kecerdasan majemuk si kecil. Anda bisa datang ke psikolog dan minta untuk dilakukan tes terhadapnya. Masalahnya tes yang dilakukan umumnya berupa pertanyaan verbal dengan kunci jawaban yang standar. Hal ini bisa menjadi masalah jika si anak tidak mengerti benar pertanyaan yang diajukan karena berbagai alasan, misalnya perbedaan bahasa atau istilah yang digunakan, kondisi anak pada saat tes dilakukan (capek, ngantuk, marah) atau hambatan lain seperti spektrum autisme. Untuk mengatasi masalah tersebut, cara lain untuk mengukur kecerdasan majemuk si kecil adalah dengan melakukan tes sidik jari. Berbagai hasil riset dari para ahli dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari pola kulit) menunjukkan bahwa sidik jari berhubungan erat dengan perkembangan sistem syaraf seseorang. Hasil tes sidik jari ini dipercaya jauh lebih akurat daripada tes verbal. Cara termudah (dan temurah) adalah dengan melakukan pengamatan sendiri terhadap anak Anda. Berhati-hatilah dalam melakukan pengamatan. Anak anda mungkin mendapat nilai jelek dan tidak suka pada pelajaran matematika, namun sebenarnya dia memiliki tingkat kecerdasan logika matematika yang tinggi. Nilai jelek hanya karena dia tidak suka dan tidak mengerti cara mengajar sang guru matematika.
BEBERAPA PERTANYAAN UNTUK MEMBANTU MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK ANAK ANDA
Kecerdasan Logika Matematika
Apakah anak anda :
  • Menyenangi pelajaran matematika?
  • Senang menyelesaikan berbagai soal matematika?
  • Senang bekerja dengan komputer?
  • Sering bertanya mengenai cara kerja suatu benda?
  • Senang permainan yang menggunakan strategi, seperti puzzle, catur atau othello?
  • Senang melakukan percobaan ilmiah?
Kecerdasan Linguistik
Apakah anak anda :
  • Senang membaca buku?
  • Senang belajar kosa kata baru dan menggunakannya dalam berbicara atau menulis?
  • Senang bercerita atau mendengarkan cerita?
  • Memiliki ingatan yang baik tentang orang, tempat, nama dan tanggal?
  • Sering kesal jika seseorang salah menggunakan kata?

Kecerdasan Spasial

Apakah anak anda :

  • Senang menggambar?
  • Atau senang mencoret-coret di atas kertas?
  • Senang berkhayal?
  • Lebih mudah membaca peta, gambar dan diagram dibandingkan tulisan?
  • Dapat menemukan jalan di tempat baru tanpa harus ditunjukkan?
  • Senang membongkar sesuatu dan menggabungkannya kembali?
  • Senang bermain balok 3 dimensi seperti LEGO?
Kecerdasan Kinestetik
Apakah anak anda :
  • Tidak bisa diam atau kakinya terus bergerak ketika sedang duduk untuk waktu yang agak lama?
  • Senang melakukan kegiatan seperti berenang, berlari, naik sepeda atau bermain sepatu roda?
  • Menggunakan bahasa tubuh dan gerakan tangan ketika berbicara dengan orang lain?
  • Ingin menyentuh benda yang baru dikenalnya/ dilihatnya?
  • Senang mencoba kegiatan olah raga baru dan tidak cepat lelah?
  • Menunjukkan gerakan fisik yang berbeda sewaktu sedang berpikir atau bekerja?
  • Menirukan gerakan tubuh orang lain?
Kecerdsan Musikal
Apakah anak anda :
  • Senang mendengarkan musik?
  • Senang bernyanyi atau bersenandung?
  • Kesal jika suara musik dimatikan?
  • Senang memainkan alat musik?
  • Mudah mingingat irama suatu lagu walaupun baru mendengar satu kali?
  • Memilki suara yang indah?
Kecerdasan Interpersonal
Apakah anak anda :
  • Memiliki dua atau lebih sahabat dekat?
  • Mengerti perasaan teman mereka dari raut wajah, gerakan tubuh dan suara?
  • Memperhatikan perasaan temannya?
  • Bisa berempati dengan orang lain?
  • Membantu temannya menyelesaikan masalahnya?
  • ’Street Smart’ ?
  • Menempati posisi di organisasi sekolah atau kelompok?
  • Merupakan pemimpin secara alamiah?
Kecerdasan Intrapersonal
Apakah anak anda :
  • Senang menyendiri?
  • Membutuhkan tempat yang tenang untuk dirinya?
  • Bisa mengekspresikan perasasnnya secara tepat?
  • Memiliki ketertarikan atau hobi yang tidak suka ia bicarakan?
  • Menunjukkan kemandirian dan keras kepala?
  • Memiliki kemampuan untuk menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya?
Kecerdasan Naturalis
Apakah anak anda :
  • Senang berada di luar ruangan dan senang bersepeda, mendaki gunung, berkemah, atau memancing?
  • Senang mengkoleksi hal-hal yang berkaitan dengan alam misalnya bebatuan, bunga, dll?
  • Tertarik dengan alam dan berusaha mempelajari secara rinci?
  • Senang mengamati hal-hal yang terjadi di alam?
  • Mempelajari hal-hal yang ditemukannya di alam?
  • Senang mengamati bintang, bulan atau gelombang dan berusaha mencari informasi mengenai hal tersebut?
  • Senang binatang dan mau mempelajarinya?
Sumber : BeingMom.org [http://beingmom.org/index.php/2007/11/09/multiple-intelligence/]

Promo Akhir Tahun...!!

Berlaku sampai tanggal 26 Desember 2007...

I Love My Al-Qur'an
  • Cash : Rp 2.080.000
  • Angsuran : Discount Rp 130.000 -dikurangkan pada uang muka.

Atlas Budaya Islam

  • Cash : Rp 640.000
  • Angsuran : Rp 720.000 untuk 2x pembayaran

Seri For Beginners

  • Cash : Rp 459.000

Ensiclopedi Oxford Dunia Islam Modern

  • Cash : Rp 1.498.000

Info Seminar : Keluarga Muslim Saleh, Pinter dan Kreatif

Memanfaatkan seluruh media buku untuk meningkatkan pendidikan keluarga.

Pembicara :
Kak Andi Yudha A.
Pakar kreativitas, praktisi perbukuan, Host Santri Zone [ Space Toon ]
Kak Irfan AmaLee
Penulis buku-buku anak, General Manager Pelangi Mizan
Tempat :
GSG Kusnoto Lt. 6 Puslit Biologi LIPI Jl. Ir. H. Juanda Bogor
Waktu :
15 Desember 2007 Jam 08.00 - 13.00
Investasi :
Rp. 65.000,-/orang Rp. 100.000,-/pasutri
Discount Rp. 15.000,- untuk Earlybird s/d 07 Des 2007
Fasilitas : snack, Handout, Merchandise, Doorprize
Penting ! Demi kelancaran acara, tidak diperkenankan membawa anak.

Tell Me Everything

TELL ME EVERYTHING adalah jawaban bagi Anda yang sedang mencari & membutuhkan informasi lengkap tentang bumi & isinya, ilmu & teknologi, sejarah dan tubuh manusia.

THE WORLD, menjelaskan mengenai planet yang kita tempati serta hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya, ruang angkasa, zaman prasejarah, evolusi dan lain-lain.
Dalam THE HUMAN BODY dijelaskan mengenai bagaimana mengagumkannya struktur tubuh kita, mengenai tulang & otot, jantung & sirkulasi, otak & sistem syaraf, gen & sistem reproduksi serta informasi penting lainnya.
Sesi HISTORY menyajikan semua aspek dalam sejarah manusia, tentang pemimpin & kerajaan-kerajaan besar, para penemu/peneliti/ilmuan & temuan-temuan mereka, kebiasaan sehari-hari, peperangan & peradaban, kejadian-kejadian penting yang mengubah dunia dan lain-lain.
ILMU & TEKNOLOGI
mengetengahkan informasi mengenai geologi, iklim & cuaca, kehidupan di bumi, keberhasilan manusia dalam mengembangkan teknologi, sistem tata surya, lautan dan lain-lain Lebih dari 400 informasi disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami, sehingga selain berguna untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris juga dapat mendapatkan banyak informasi penting.
Harga :

Rp 360.000 Cash On Delivery

Untuk pembelian secara kredit hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke dedehsh@gmail.com

Ensiclopedia Of Questions And Answers

ENCYCLOPEDIA OF QUESTIONS AND ANSWERS merupakan sebuah buku referensi yang ideal bagi Anda yang suka pengetahuan, lebih dari 800 gambar, ilustrasi & diagram disajikan guna menjawab lebih dari 1000 pertanyaan.

Bahasa yang digunakan mudah dipahami, sehingga selain memperoleh banyak informasi (Bumi & Luar Angkasa, Pengetahuan, Alam Semesta, Kehidupan Prasejarah, Tubuh Manusia dan Sejarah) juga sangat bermanfaat dalam melatih dan memperkaya keterampilan Bahasa Inggris pembacanya.
Materi disajikan ke dalam beberapa topik sehingga mudah dalam pencarian informasi. Halamannya yang jelas dengan disertai banyak gambar, photo, ilustrasi & diagram akan memberikan tambahan informasi, terutama poin-poin yang sulit dijelaskan jika hanya menggunakan kata-kata.
Daftar kata (glossary) pada akhir buku ini, disusun menurut masing-masing topik yang berguna dalam menjelaskan kata-kata kunci dalam setiap topik. Disediakan juga kotak informasi di beberapa halaman, memberikan tambahan informasi-informasi menarik & spesial.
Harga :
Rp 306.000 Cash On Delivery
Untuk pembelian secara kredit hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke dedehsh@gmail.com

Tafsir Al Misbah

Al-Misbah merupakan tafsir Al-Qur'an lengkap 30 juz yang ditulis oleh ahli tafsir terkemuka Indonesia : Prof. Dr. M. Quraisy Shihab, dan dituangkan ke dalam 15 volume buku.

Keindonesiaan penulis memberi warna yang menarik dan khas serta sangat relevan untuk memperkaya khasanah pemahaman dan penghayatan kita terhadap rahasia makna ayat-ayat Allah.

Harga :

Rp 2.200.000, Cash Disc. 10% jadi Rp 1.980.000, Cash On Delivery

Untuk pembelian secara kredit hubungi 0856- 9176 4871 atau e-mail ke : dedehsh@gmail.com

Seri For Beginners

Seri ini menampilkan gaya baru dalam penyajian buku berisi pengetahuan masa kini dalam bentuk seperti komik. Dengan teks ringkas tanpa mengurangi kedalaman isi serta ilustrasi yang cerdas dan menarik.

Pembaca diajak memahami persoalan serius dengan fun. Ilustrasi yang ditampilkan menawan, seringkali lucu dan disajikan dalam bentuk seperti komik sehingga pembaca dapat memahami persoalan serius dengan cara fun.
Menyajikan tema-tema penting tentang budaya, ilmu pengetahuan, tokoh dan lain-lain yang digarap secara jenius oleh penulis yang ahli di bidangnya. (Mengenal : Einstein, Darwin, Etika, Internet, Ekologi, Islam, Hawking, Newton, Sosiologi, Foucoult, Alam Semesta dan Teori Kuantum)
Spesifikasi :
Terdiri dari 12 Jilid. 175 Halaman/Jilid.
Harga :
Rp 486.000 Cash On Delivery
Untuk pembelian secara kredit hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke : dedehsh@gmail.com

Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern

Rujukan Utama Mengenai Perkembangan Islam Modern

Oleh : John L. Esposito

Kajiannya menggabungkan pandangan sosiologi, antropologi, ekonomi, ilmu politik, agama, sejarah dan sastra untuk menjelaskan perubahan realitas kehidupan kaum muslimin. Ensiklopedi ini ditulis dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Subyek yang terekam
:
Sejarah dan Geografi, Aliran Pemikiran, Ritual Praktik Keagamaan, Hukum Islam, Teologi, Filsafat, Ideologi, Politik, Ekonomi, Budaya dan Masyarakat, Kajian Islam, Lembaga Organisasi dan Gerakan Islam, Mistisme, Ajaran Islam, Biografi.
Spesifikasi :
Terdiri dari 6 Jilid. Hardcover. Ukuran 28,5 x 22 cm. 2380 Halaman. 750 Artikel. 912 Entri
Harga :
Rp 1.688.000, Cash Disc. 10% jadi Rp 1.500.000, Cash On Delivery
Untuk pembelian secara kredit hubungi 0856-9176 4871 atau e-mail ke : dedehsh@gmail.com

Atlas Budaya Islam

Karya besar Ismail Razi Al-Faruqi dan istrinya, Lois Lamya Al-Faruqi.
Buku yang secara komprehensif dan sistematis akan memandu Anda dalam menjelajah khazanah gemilang peradaban Islam.
Diperkaya oleh lebih dari 300 foto, gambar dan ilustrasi menarik, 77 peta asli, menjadikan buku ini bagaikan peta hidup yang merekam dan menampilkan Islam secara dinamis.
Berisi 23 Tema :
  • Jazirah Arab : Latar Belakang Geografis , Topografi, Demografi
  • Bahasa & Sejarah Bahasa dan Kesusastraan
  • Agama dan Budaya: Agama Mesopotamia Yudaisme, Kristen, Islam
  • Intisari Peradaban Islam
  • Al-Qur'an : Data Revelata & Sejarah Kenabian, Kandungan Ideologis Al-Qur'an (Apa dan Bagaimana Wahyu)
  • Sunnah : Dasar Tekstual, Isi : Muhammad sebagai : hamba pengabdi Tuhan, penyeru, insan keluarga, pemimpin
  • Lembaga : Syahadat. Shalat. Puasa. Zakat. Haji. Masjid, madrasah, wakaf. Harah (perkampungan). Hisbah (kantor desa/kota). Al-Khilafah (Tata Negara dan Dunia)
  • Seni (Seni Islam = Seni Qur'ani)
  • Dakwah Islam
  • Al-Futuhat (Penyebaran Islam)
  • Ilmu-ilmu Metodologis : Islam dan Kewajiban Menuntut Ilmu, Ilmu-ilmu Bahasa
  • Ilmu-ilmu Al-Qur'an
  • Ilmu-ilmu Hadits
  • Hukum
  • Kalam (Teologi)
  • Thasawuf (Mistisisme)
  • Filsafat Helenistik
  • Tatanan Alam
  • Seni Sastra : Matriks Bahasa Arab, Al-Qur'an Sebagai Karya sastra Agung, Hakekat Keagungan Sastra, Pengaruh Al-Qur'an Pada Seni Sastra
  • Kaligrafi
  • Ornamentasi Dalam Seni Islam
  • Seni Ruang : Apa Seni Ruang Itu? Karakteristik Inti
  • Handasah Al-Shaut (Seni Suara) : Seni Suara Dalam Masyarakat Islam, Karakteristik Inti Yang Terwujud Dalam Handasah Al-Shaut

Spesifikasi :

Terdiri Dari 1 Jilid. Hardcover. Kertas Isi : Matpaper 150 gr. 554 Hal

Harga :

Rp. 720.000,- Cash On Delivery

Untuk pembelian secara kredit sms ke 0856-9176 4871 atau e-mail ke dedehsh@gmail.com

Bagaimana Bayi dan Anak-Anak Belajar?

oleh: nilna iqbal
Berbagai fakta di seluruh dunia telah membuktikan bahwa berbagai metoda belajar tengah berkembang pesat sehingga setiap anak mampu mempelajari apapun secara lebih cepat –sekitar 5 sampai 20 kali lebih cepat– bahkan 10 sampai 100 kali lebih efektif, pada usia berapapun. Metoda-metoda itu ternyata sederhana, mudah dipelajari, menyenangkan, logis – dan terbukti andal.
Mari kita perhatikan beberapa fakta berikut ini. Di Christchurch, Selandia Baru, Michael Tan berhasil lulus ujian matematika tingkat smu pada usia 7 tahun. Dan Stephen Witte, 12 tahun lulus enam ujian beasiswa universitas dan berhasil meraih hadiah fisika dari SMU Papanui, tidak lama setelah diizinkan melompati empat kelas.
Di Alaska, para pelajar di SMU MT. Edgecumbe menjalankan empat perusahaan proyek percontohan. Salah satu proyeknya: ekspor salmon asap ke Jepang senilai us$ 600.000– mereka sekaligus belajar ilmu pemasaran, bisnis, ekonomi dan Bahasa Jepang.
Di SD Pantai Tahatai Di Selandia Baru, anak-anak berusia 6 tahun menggunakan komputer untuk membuat cd-rom dan merencanakan “sekolah masa depan” mereka sendiri. Mereka juga menggunakan komputer untuk mengaktifkan unit-unit pembangkit energi surya dan angin yang didesain agar setiap rumah mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri.
Ternyata pembelajaran mandiri adalah salah satu kunci utama. Jika kita bisa menyediakan lingkungan dan peralatan yang baik untuk pelatihan mandiri, anak-anak kecil pun akan menjadi pendidik mandiri yang antusias sepanjang hidupnya.
Maria Montessori, dokter wanita pertama asal Iitalia, telah menyediakan lingkungan semacam itu hampir 100 tahun lalu, membuktikan bahwa anak-anak usia 3 – 4 tahun dengan mental terbelakang, mampu berkembang baik dalam hal menulis, membaca, dan perhitungan dasar. Dan sampai sekarang ini di daerah terpencil Montana, negara bagian Amerika yang berpenduduk paling jarang, semua anak berusia 4 tahun di taman bermain Montessori International telah mampu mengeja, membaca, menulis dan melakukan hitungan dasar, bahkan sebelum mereka masuk sekolah. Saat ini mereka mencanangkan pada usia 4 tahun itu anak-anak bahkan sudah mampu menguasai tiga atau empat bahasa!
Bagaimana dengan anak-anak kita? Lihatlah betapa banyak orang tak menyadari bahwa mereka telah “merusak” potensi hidup anaknya. Lihatlah anak-anak kita sekarang. Dimana mereka pada sebagian besar waktu hidupnya? Di depan televisi-kah? Main seharian dengan anak-anak lainkah? Apa yang mereka pelajari? Siapa guru-guru mereka? Siapa idola mereka? Apa kata-kata yang meluncur dari pikirannya?
Semua ini bergantung bagaimana ia dididik sejak awal kelahirannya! Kita harus tahu bahwa setiap anak, anak negara manapun, anak siapapun adalah pemilik otak terhebat di dunia. Walaupun beratnya kurang dari 1,5 kg kemampuan otaknya beribu kali lebih hebat dari super komputer terhebat di dunia. Dan anak-anak kita pun memilikinya! Masing-masing terdiri dari otak sadar dan otak bawah sadar.
Otak sadar aktif saat kita sengaja melakukan sesuatu. Sedangkan otak bawah sadar selalu aktif 24 jam sehari terus menerus. Ia bekerja sejak bayi masih dalam kandungan sampai kita dewasa dan mati. Dari berbagai hasil penelitian ditemukan bahwa ternyata di bawah sadar inilah “terinstall” semua potensi hidup kita, yang nantinya akan keluar dalam bentuk sikap, nilai hidup, skill, kecerdasan, kepribadian dan kebiasaan.
Salah satu sifat otak bawah sadar ini adalah “tidak kritis”. Jadi apapun input yang masuk ke dalamnya akan tetap disimpan dan dianggap benar. Beda dengan otak sadar … ia kritis. Oleh karena itulah yang harus kita waspadai justru input-input yang bakal masuk lewat pintu otak bawah sadar ini.
Benyamin s. Bloom, professor pendidikan dari universitas chicago, menemukan fakta yang cukup mengejutkan. Ternyata 50% dari semua potensi hidup manusia terbentuk sejak berada dalam kandungan sampai usia 4 tahun. Lalu 30 % potensi berikutnya terbentuk pada usia 4 – 8 tahun. Ini berarti 80% potensi dasar manusia terbentuk di rumah, justru sebelum mulai sekolah. Akan seperti apa kemampuannya, nilai-nilai hidupnya, kebiasaannya, kepribadiannya, akhlaqnya, dan sikapnya … semua 80% tergantung pada orang tua. Sadar atau tidak! Disengaja atau tidak!
Jadi akan jadi siapa anak kita, akan bagaimana cara berpikir dan bersikapnya ditentukan sepenuhnya oleh informasi dan pengetahuan apa yang tersimpan di otak bawah sadarnya. Panca indera adalah jendela-jendela informasi yang langsung masuk ke pusat kecerdasan jati diri anak. Apapun yang ia dengar, apapun yang ia lihat, apapun yang ia rasakan, semua langsung tersimpan di otaknya.
Ia juga belajar tentang sikap dan kepribadian dari orang-orang yang mengasuhnya. Bagaimana ayah ibunya berbicara, apa yang dikatakan, bagaimana ia bereaksi terhadap emosi-emosi tertentu, bagaimana orangtua bereaksi terhadap tekanan amarah, tangisan, dan kerewelan. Semua bahasa komunikasi anak (dalam bentuk gerakan, tangisan dan kerewelan) adalah alat-alat ia belajar.
Lantas, apakah bisa kita menghasilkan “anak hebat” hanya dengan cara mendidik “ala kadarnya”? Dengan “semaunya”, secara naluriah belaka? Tentu tidak bukan! Hal pertama yang langsung harus kita sadari adalah, ayah dan ibu adalah guru anak-anak. Pertanyaan berikutnya, sudah tahukan kita kurikulum apa yang sedang berlangsung pada usia 0 – 4 tahun atau 8 tahun perkembangan pendidikan anak-anak kita?
Ternyata hampir dapat dipastikan kebanyakan orang tua tidak punya “kurikulum” pendidikan usia-dini ini. Maka jangan heran akhirnya kurikulum alamiah lah yang terjadi. Kurikulum yang akhirnya dipelajari anak-anak kita adalah kurikulum-alamiah yang diciptakan oleh lingkungan jahiliyah tempat kita saat ini hidup dan berada. Lewat program-program televisi, pergaulan di sekitar rumah kita, juga pergaulan antar penghuni di dalam rumah tangga kita sendiri.
Apa yang “diajarkan” (tanpa sengaja) pada bayi dan anak-anak kita? Secara keilmuan mungkin bahkan kosong! Sikap? Mungkin cukup banyak yang negatif yang “dipelajari” oleh anak-anak kita. Lalu kegiatan-kegiatan pembelajaran secara sengaja …. Hampir tidak ada! Ada semacam “keyakinan” di pikiran banyak orang tua, bahwa anak-anak sekolah mulai sejak TK ! Sehingga mengabaikan proses belajar mengajar “yang umumnya tak sengaja” justru setiap detik di rumah kita. Bahkan anehnya tak sedikit yang tega menyerahkan bayi dan anak-anaknya itu “berguru” kepada para pembantunya!
Jika kita mulai menyadari fakta-fakta ini, ada beberapa tindakan yang harus segera kita lakukan, jika memang kita ingin berubah:
1. Orang tua (ayah dan ibu), harus belajar semua hal yang berhubungan dengan metoda-metoda pendidikan anak
Pada dasarnya orang tua adalah guru terpenting dan rumah adalah sekolah paling penting, Didiklah anak dengan ilmu. Kenali dan rancang kurikulum sendiri untuk keperluan ini. Apa muatan sikap dan perilaku yang ingin kita hasilkan pada balita kesayangan kita, dan bagaimana caranya. Bagaimana pula caranya kita menanamkan aqidah Islam pada balita kita. Apa yang boleh kita lakukan dan apa yang jangan kita lakukan. Kuncinya belajar! Orang tua lah yang harus belajar….!
2. Kenali dan kendalikan unsur-unsur saluran bawah sadar balita kita.
Jika akhirnya kita sadar ini, maka programkan secara sengaja muatan positif. Instalkan program-program positif ke dalam otak bawah sadar anak-anak kita. Sebagai contoh televisi. Kendalikan keinginan kita nonton acara tv khusus dewasa bersama anak-anak. Beberapa pemimpin bisnis terkemuka di dunia seperti Mitch Sala, Jim Dornan, Rich De Vos, Bob Andrew, dan banyak lagi yang lainnya bahkan sangat menyadari betapa berbahayanya “virus negatif” yang dibawa TV ini. Mereka pun tidak membiarkan dirinya dan bahkan juga anak-anaknya berada di depan televisi!
Kenali juga bahwa input positif bisa berasal dari pendengaran. Maka kendalikan kata-kata kita. Apapun situasinya, jaga mulut! “katakan yang baik-baik saja, atau kalau tidak lebih baik diam”, pesan rasulullah dalam salah satu sabdanya. “…fal yakun khairan au lisashmut”!
Juga program/install otak balita kita dengan input yang disengaja. Misalkan tatkala menidurkan bayi kita, apa salahnya kita sambil memperdengarkan ayat-ayat al qur’an kepada bayi, baik melalui kaset maupun kita sendiri yang membacakannya.
Percayalah semua input yang disengaja ini membekas dan terinstall dengan baik di otak bawah sadar anak-anak kita.
Programkan dengan sengaja! Itu sebabnya kita perlu punya kurikulum! Ini bukan berarti kita mau mendikte “masa depan profesi anak kita”. Sama sekali tidak. Apapun jalan hidup dia nanti setelah dewasa, terserah dia. Yang kita bentuk secara sengaja adalah potensi dasar “human being”-nya. Sikapnya, perilakunya, kebiasaannya, potensi aqidahnya. Bukankah ini memang wajib! Bagi setiap orang tua untuk mendidik anaknya agar menjadi hamba Allah dan khalifah-nya di muka bumi ini?
Ada beberapa contoh tindakan, misalnya dengan membacakan buku-buku cerita-cerita ilahiyah, kenalkan Allah dan segala konsep ilahiyah lainnya, lalu kisah-kisah perjuangan rasulullah dan para sahabat, dan berbagai kisah-kisah positif lainnya. Semua kisah itu akan membekas amat dalam ke dalam jiwa anak-anak kita! Lalu juga hindari cerita-cerita dan film-film televisi! Ingat kita adalah guru!
Insyaallah, jika betul-betul kita serius, bukan tidak mungkin yang akan kita lahirkan nanti adalah kader-kader hebat calon pemimpin dunia bahkan! Dari tangan didikan kita lahirlah para jenderal, para profesor, para ilmuwan yang mampu mengubah dunia ini berada dalam ridlo Allah. Amin ya allah ya rabbal ‘alamiin.
Dari : www.pustakanilna.com