Nabiku Idolaku Edisi Premium (Produk Baru)

Ayah-Bunda, NABIKU IDOLAKU adalah buku kisah 25 Nabi paling lengkap. Kisah setiap Nabi diceritakan dalam versi yang paling rinci. Kisah-kisah pada buku ini disusun tidak saja agar anak-anak menghafal kisahnya, tetapi juga mampu memahami pesan moral dari kisah tersebut. Anak yang membaca buku ini diharapkan bisa menjadikan Nabi sebagai idolanya. Buku ini juga dilengkapi dengan kuis, permainan interaktif, dan fakta menarik seputar para nabi.

Dengan berbagai kelebihan dan kelengkapannya, buku ini diharapkan bisa membantu pengembangan EQ dan SQ anak.

Mengapa buku Nabiku Idolaku Penting untuk Anak Anda?

Menyajikan kisah nabi secara lengkap (25 nabi) dalam versi yang paling komprehensif. Tidak saja mengangkat “cerita”-nya, tetapi juga menonjolkan nilai moral cerita tersebut. Gaya penuturan kuat dengan bahasa yang memukau. Ilustrasinya sangat apik. Membuat kisah semakin hidup. Dicetak full colour dan menggunakan hard cover. Setiap judul disertai permainan interaktif, kuis, dan fakta menarik seputar nabi.



Terdiri dari:

1. 1 Inner Box Buku Kisah 25 Nabi Teladan Sepanjang Zaman
2. 1 Inner Box Buku Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran
3. 1 Master Box
4. 1 Smart E-Pen Pelangi Mizan
5. 1 CD Interaktif
6. 12 Jilid Buku Interaktif Kisah 25 Nabi Teladan Sepanjang Zaman
7. 6 Jilid Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran
8. 1 Buku Main, Yuk! Kisah 25 Nabi Sepanjang Zaman



Temukan keunikan dan keasyikan dalam produk NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM bukan sekedar membaca buku. Dengan teknologi mutakhir PELANGI SMART E-PEN membaca jd lebih interaktif dan menyenangkan. Selain itu, produk NBI mengembangkan kecerdasan majemuk, seperti kecerdasan linguistik, musikal, visual, logika, intelektual, emosional, sosial dan kinestetik.

Memiliki konsep yang memadukan antara tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisah teladan nabi dan rasul.

Di Nusantara, tradisi lisan sudah berkembang selama berabad-abad, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Kisah-kisah dituturkan agar dapat diambil hikmah dan pelajarannya dalam menjalani kehidupan. Kini, tradisi itu hadir kembali dalam pengemasan yang disesuaikan dengan era modern dalam Nabiku Idolaku.

Nabiku Idolaku disajikan dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan ragam bahasa pada diri anak. Selain itu, dengan SMART E-Pen, anak-anak dapat belajar pelafalan kata B. Indonesia dan B. Inggris dengan menunjuk kata yang bersangkutan.

Cerita dalam Nabiku Idolaku dilengkapi dengan ilustrasi musik. Membaca pun menjadi lebih interaktif. Seperti kita ketahui, musik mampu mencerdaskan dan meningkatkan kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak dalam bersosialisasi. Musik pun dapat membangkitkan semangat dan merangsang kreativitas.

Terdapat sekitar 400 halaman ilustrasi musik dalam produk Nabiku Idolaku edisi premium ... sebanyak kurang lebih 400 halaman cerita dituturkan dengan diiringi musik.


Membaca dan Fungsi Otak

Membaca adalah salah satu upaya terbaik untuk membantu perkembangan otak anak. Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia.
Membaca adalah salah satu fungsi penting dalam hidup. Dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Penelitian menunjukkan bahwa membaca cerita bagi anak mempunyai manfaat intelektual, emosional dan fisik yang dapat meningkatkan perkembangan anak.
Dengan tumbuh dan berkembangnya minat baca pada diri anak, minat belajarnya pun akan menjadi tinggi. Sehingga ketika orang tua mampu mengantarkan anak menjadi gemar membaca, maka anak akan mampu belajar secara mandiri.
Bagaimana Meningkatkan Minat Baca Anak ?
  • Jadikan membaca sebagai kebiasan; bacakan buku untuk anak setiap hari, jadikan buku mudah dilihat dan dijangkau oleh anak.
  • Lakukan dengan kegiatan mendongeng, bacakan dengan ekspresi, lakukan dengan gembira, mulai dengan orangtua membaca.
  • Ajak anak untuk bereksperimen, libatkan seluruh anggota keluarga.
  • Hargai buku, jadikan sebagai sesuatu yang berharga, jadikan sebagai hadiah.
Artikel terkait: Membaca vs Menonton

Membaca vs Menonton

Perbandingan waktu anak di rumah dan disekolah - Sebagian besar waktu anak dihabiskan dirumah. Sejak usia 18 tahun, anak menghabiskan rata-rata 14% dari waktu hidupnya disekolah dan 86% dirumah.

Membaca vs Menonton

Rata-rata lulusan SMP telah menghabiskan waktu 15.000 jam untuk menonton TV. Bandingkan dengan waktu yang dihabiskan dikelas yang hanya 11.000 jam (Nielsen Index). Ternyata waktu menonton TV tersebut lebih banyak dibanding waktu untuk mencapai gelar sarjana. (James Trelease)

Gambar-gambar TV berubah cepat sehingga otak tidak sempat memproses imagae secara baik. Sumber cahaya yang berpendar dari TV meletakkan belahan otak kiri dan kanan ke dalam gelombang alpha (slow wave of inactivity) yang merusak keseimbangan dan interaksi antara belahan otak kiri dan kanan.

Hasil besaran fisik yang dipancarkan media audio visual elektronik (medan magnet dan elektrik) masih jauh dibawah ambang yang diizinkan WHO.

Intensitas kebisingan televisi berpengaruh buruk terhadap memori jangka pendek, kemampuan membaca, dan konsentrasi. 

 Berbeda dengan menonton yang cenderung pasif, 
membaca akan mengaktivasi kemampuan berpikir dan menganalisa. 
Membaca membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi. 
Membaca menstimulasi rasa ingin tahu (curiosity). 
Membaca memberi peluang lebih luas untuk menstimulasi imajinasi.

Use It or Loose It

 
Otak manusia terdiri dari: 
100 milyar neuron,
1.000.000.000.000 sel glial,
1.000 trilyun titik sambungan sinaptik,
280 kuintiliun memori,
1.000.000.000.000 sel sebanding dengan 500 ensiklopedia.
Yang dipakai hanya < 1% dari potensi dan kapasitas.


Dari 100 miliar neuron atau sel saraf aktif, masing-masing neuron itu memiliki hingga 20.000 koneksi.
Sambungan saraf aktif akan mati jika tidak di rangsang. (1)
Semakin banyak dirangsang, sambungan sel saraf aktif akan terus berkembang. (2,3)